Bupati Ende Yosef Badeoda Komitmen Wujudkan Pemerintahan Terbuka - FloresPos Net

Bupati Ende Yosef Badeoda Komitmen Wujudkan Pemerintahan Terbuka

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda

Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda

ENDE, FLORESPOS.net-Bupati Kabupaten Ende, Provinsi NTT, Yoseph Benediktus Badeoda (YBB) mengatakan berkomitmen mewujudkan pemerintahan yang terbuka pada kepemimpinannya bersama Wabup Domi Mere.

Yoseph mengatakan dirinya orang baru yang tidak terkontaminasi dengan masalah masa lampau maka ingin pemerintahan yang transparan atau terbuka untuk publik.

“Saya orang baru dari Jakarta yang tidak terkontaminasi dengan kesalahan masa lalu. Saya belajar banyak, belajar memahami kondisi daerah ini, kedepannya kita harus terbuka. Tidak boleh ada yang ditutupi dari masyarakat”.

Kata Yoseph Badeoda saat dialog dengan wartawan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati jalan El Tari, Jumat (29/3/2025) lalu.

Terkait dengan pemerintah yang terbuka, kata Badeoda, hal tersebut telah ditegaskan kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Kepala Dinas di daerah ini.

Baca Juga :  Ini Jenis Rokok Ilegal yang Disita Bea Cukai Saat Operasi Penindakan di Ende

Dikatakannya jika selama ini Pimpinan OPD dan ASN tidak terbuka maka saat ini, di era Ende Baru harus dimulai dengan keterbukaan.

“Jika selama ini kalian tidak terbuka maka sekarang kita mulai dengan keterbukaan. Kita ajak masyarakat bangun Ende maka masyarakat harus tahu kondisi daerah,” katanya.

Bupati Yoseph juga mengatakan keterbukaan tersebut harus diakses oleh publik.

“Teman -teman pers harus tahu informasi publik di daerah ini dan menyampaikan kepada publik,” katanya.

Tagline Ende Baru harus dimulai dengan politik anggaran yang baru dan simetris dengan masyarakat atau fokus pada kepentingan rakyat bukan oligarki.

Baca Juga :  Uniflor Wisuda 318 Sarjana Baru, Ini Jumlahnya di Masing-masing Prodi

Dikatakannya, APBD tahun 2025 adalah politik anggaran yang tidak berpihak pada rakyat, masih berpihak pada kepentingan oligarki. Kedepanya perlu satu keberanian merubah ini.

“Kita harus berani mengubah ini agar politik anggaran berpihak pada rakyat. Saya minta teman- teman pers ikut awasi ini,” katanya.

Politisi Demokrat ini pun menyentil soal peran pers di daerah ini dalam mengontrol politik anggaran.

“Saya ragukan kontrol pers, tidak awasi dan membiarkan politik anggaran daerah ini tidak berpihak pada rakyat. Kalau politik anggaran seperti ini maka yang lain tetap kaya yang lain tetap miskin,” katanya.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan
Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores
Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo
Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal
PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat 65 Persen
182 Calon Rebut 64 Kursi Kepala Desa, Dua Srikandi, Satu Kotak Kosong
Gerakan Satu ASN Satu Buku, Disarpus Sikka Terima Dukungan Buku Bahan Bacaan
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WITA

Penilaian Maladministrasi di Pemkab Malaka, Wabup HMS: Kami Terus Perbaiki Pelayanan

Selasa, 29 September 2026 - 19:50 WITA

Warga Iantena Krisis Air Bersih, Bak Penampung Air Hujan Juga Retak Akibat Gempa Flores

Selasa, 29 September 2026 - 19:46 WITA

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 September 2026 - 17:52 WITA

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 September 2026 - 14:25 WITA

PSSI Ende Akan Gelar Turnamen Antar-SMP, Jadi Trauma Healing Pasca-Gempa

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Atasi Sampah, DLHP Sasar Anak-Anak dan Ibu Rumah Tangga Labuan Bajo

Selasa, 29 Sep 2026 - 19:46 WITA

Nusa Bunga

Pasca Gempa Flores, Sergius Masih Tidur di Kuburan Beratap Terpal

Selasa, 29 Sep 2026 - 17:52 WITA