Putra Nian Sikka yang Siap Disekolahkan Menjadi Dokter Anestesi Segera Melamar - FloresPos Net

Putra Nian Sikka yang Siap Disekolahkan Menjadi Dokter Anestesi Segera Melamar

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 17:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta agar putra-putri Nian Tana Sikka yang bersedia disekolahkan menjadi dokter ahli anestesi agar segera membuatkan lamaran.

Bupati Sikka menyampaikan agar ada investasi jangka panjang dan Dirjen Kementerian Kesehatan juga minta agar segera mencari putra daerah untuk disekolahkan menjadi dokter anestesi.

Hal ini disampikan Plt.Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus saat konferensi pers bersama awak media di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Sabtu (12/4/2025).

“Pembukaan pendaftaran dokter spesialisnya akan terjadi pada bulan September 2025 sehingga dokter-dokter putra daerah silahkan melamar dan nanti akan bantu administrasinya,” ucapnya.

Petrus memaparkan, dokter ahli di RS TC Hillers Maumere ada 31 orang karena rumah sakit milik Pemda Sikka yang sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ini merupakan rumah sakit tipe C.

Baca Juga :  Rumah Kos di Sikka Akan Dikenai Pajak Barang Jasa Tertentu

Ia menyampaikan, RS TC Hillers Maumere juga merupakan rumah sakit rujukan regional untuk wilayah daratan Flores dan Lembata sehingga ketersediaan dokter ahlinya harus sesuai standar.

“Untuk dokter umum secara keseluruhan Kabupaten Sikka masih kekurangan sebanyak 52 dokter.Untuk dokter gigi masih kurang 27 orang dokter dimana dokter-dokter ini akan ditempatkan di Puskesmas,” ungkapnya.

Petrus memaparkan, untuk saat ini terdapat 5 Puskesmas yakni Puskesmas Paga, Koting, Kopeta, Woaladu dan Kojagete yang masih kekurangan dokter umum.

Dirinya mengakui sudah membuat telaahan kepada bupati Sikka agar kebijakan harus diambil untuk penugasan dokter di Puskesmas guna pendekatan pelayanan.

Ia menambahkan pihaknya masih tunggu arahan dari Bupati Sikka sebab berbenturan dengan peraturan yang lebih tinggi terkait larangan merekrut tenaga kontrak dalam bentuk apapun.

“Saya sudah mengutus Sekretaris Dinas Kesehatan dan kepala bidang untuk konsultasi dengan Kementrian Kesehatan bahwa itu regulasi secara umum dan ada hak diskresi kepala daerah,” ucapnya.

Baca Juga :  Pelepasan 13 Jemaah Calon Haji Asal Nagekeo, Pesan Bupati: Doa untuk Daerah

Petrus menegaskan, ada hak diskresi kepala daerah dimana demi kepentingan rakyat bisa diambil keputusan dan intinya penegasan Bupati Sikka rakyat menjadi yang utama terkait pelayanan.

Petrus menambahkan, angka kelahiran bayi di Kabupaten Sikka berkisar antara 4 ribu sampai 5 ribu dengan rata-rata angka kelahiran mencapai 4.500 bayi pertahunnya.

Dinas Kesehatan menerapkan pola skrining sejak awal dimana berdasarkan hasil rapat dengan 27 kepala Puskesmas dan 27 bidang diketahui terdapat 62 ibu hamil yang kelahirannya beresiko.

“Soal melahirkan secara normal atau caesar itu pilihan pasien yang bersangkutan dan akan diputuskan oleh dokter ahlinya termasuk keputusan dokter anestesi apakah ini emergency atau tidak,” ungkapnya. *

Penulis : Ebed de Rosary (Kontributor)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Rektor Unipa Paparkan Capaian dan Prestasi Selama Enam Bulan Terakhir Tahun 2026
Berita ini 578 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:33 WITA

IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:09 WITA