BPBD Lakukan Kajian Lapangan Terkait Longsor di Desa Golo Wune - FloresPos Net

BPBD Lakukan Kajian Lapangan Terkait Longsor di Desa Golo Wune 

- Jurnalis

Jumat, 14 Maret 2025 - 21:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


TIM dari BPBD saat melakukan survey di desa Golo Wune.

TIM dari BPBD saat melakukan survey di desa Golo Wune.

BORONG, FLORESPOS.net-Tim Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai Timur bersama PUPR, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan survey sekalian kajian lapangan terkait longsor di Desa Golo Wune, Kecamatan Lamba Leda Selatan.

Kepala BPBD Petrus Subin dikonfirmasi Florespos.net Kamis, (13/3/2025) mengatakan, tim sudah melakukan survey lapangan dan juga kajian terkait dampak longsor yang terjadi dan solusi yang nantinya dibuat kedepan.

Di lokasi tim lakukan pengukuran longsor, melihat dari dekat jalan yang nyaris putus. Pihaknya juga sedikit memberikan bantuan beras kepada korban yang rumah terkena longsor.

Baca Juga :  Pemda Nagekeo Gelar Apel Hari Pancasila

Anggota tim yang turun Edi Parus,Vino Patah, Leksi dan Haban saat melakukan survey di Desa Golo Wune mengatakan, saat ini longsoran belum bisa dibersihkan. Karena takut setelah dibersihkan terjadi longsor susulan.

Katanya, ada empat titik longsor yang sangat besar dan harus menggunakan alat berat untuk mengangkat material longsor.

Menurut Vino Pata, material longsor sangat besar dan untuk sementara pihaknya meminta desa untuk bersama masyarakat menggali longsor supaya kendaraan bisa melintas karena alat berat belum bisa diturunkan sambil menunggu cuaca bersahabat.

Baca Juga :  Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Tertinggi di Manggarai Timur

Sementara itu Kepala Desa Golo Wune, Yohanes Ngajang yang diminta tanggapan menyampaikan terima kasih kepada tim dari BPBD yang sudah melihat kondisi longsor di Desa Golo Wune. Beberapa titik longsor sudah dibersihkan oleh masyarakat namun kendaraan Dum truk belum bisa melintas karena terkendala dengan akar pohon yang sangat besar.

Dia juga meminta untuk membangun TPT Wae Heo yang roboh, karena saat ini kondisi jalan hanya pas untuk ban kendaraan dan cepat atau lambat jalan putus total. *

Penulis : Albert Harianto

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Dampak Kemarau Panjang, Produktivitas Tanaman Perkebunan Petani Ende Menurun Hingga 70 Persen
Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan
Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:09 WITA

Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:40 WITA

Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Kadis Nakertrans Kabupaten Sikka Lepas Resmi Dua Calon PMI dan Satu Pekerja Antar Daerah, Pesan Prosedural Jadi Sorotan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Dignitas Sang Penjual Bawang

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:53 WITA