Angelius Wake Kako Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk PLTU Ropa Ende dan Bolok Kupang - FloresPos Net

Angelius Wake Kako Dorong Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk PLTU Ropa Ende dan Bolok Kupang

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 13:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Wakil Ketua I Komite II DPD RI, Angelius Wake Kako, S.Pd.,M.Si melakukan pertemuan bersama PLN Energi Primer Indonesia, Dinas Pertanian Provinsi NTT, Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Timur, perwakilan dari Dinas Pertanian Kabupaten/Kota di Provinsi NTT serta PT Flores Inti Pangan (Rabu, 12 Maret 2025).

Pertemuan ini dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan bersama Gubernur NTT dan Direktur Biomassa pada Selasa, 4 Maret 2025.

Dalam pertemuan ini, Angelo meminta agar pemerintah daerah dan PLN Energi Primer Indonesia dapat berkolaborasi dan bersinergi sehingga bisa menyukseskan agenda besar hilirisasi dari Pemerintah Provinsi.

“Saya sangat mengapresiasi langkah dari PT PLN EPI dan Pemerintah Daerah bersama PT Flores Inti Pangan yang mau berkolaborasi dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik di NTT,” ujar Angelo

Menurut Angelo, energi biomassa untuk mensupport ketersediaan pasokan listrik di PLTU Bolok – Kupang dan PLTU Ropa – Ende bisa memanfaatkan limbah hasil pertanian masyarakat NTT.

Baca Juga :  Distan dan Kodim Sikka Peletakan Batu Pertama Pembangunan Saluran Irigasi Tersier

“Saya sejak lama menginginkan agar kebutuhan energi biomassa di dua PLTU ini bisa memanfaatkan produk kita sendiri tanpa harus impor dari daerah lain. Para petani kita mampu menyediakan bahan baku untuk biomassa asal tetap memperhatikan kualitas, kuantitas dan nilai ekonomi. Ini momentum yang baik supaya potensi di daerah bisa dimanfaatkan secara maksimal”.

“Saya meminta kerja sama dan kolaborasi baik dari Pemerintah Daerah, PT PLN EPI dan PT Flores Inti Pangan. Lapangan kerja bisa kita buka untuk anak – anak kita dan petani bisa meningkat pendapatan ekonominya,” tutup Angelo

Perwakilan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Nixon M. Balukh, S.P., M.Si. dalam paparannya menyampaikan bahwa potensi limbah pertanian seperti bonggol jagung dan sekam padi dari petani di NTT cukup  besar dan bisa dimanfaatkan untuk biomassa ini.

Baca Juga :  Ini Nomor Urut Paslon di Pilkada Ende

“Pada tahun 2024 diperkirakan 187.000 ton limbah jagung yang diproduksi petani. Kabupaten Sumba Barat Daya dan Timor Tengah Selatan merupakan wilayah penyuplai terbesar limbah bonggol jagung ini. Kalau sekam padi banyak di daerah Ende, Nagekeo dan Manggarai Raya,” ujar Nixon

Menurutnya, apabila ini berjalan maka perlu keterlibatan semua kabupaten terdekat dengan kedua PLTU ini.

Perwakilan PT Flores Inti Pangan, Abraham Runga menyampaikan bahwa saat ini PT Flores Inti Pangan sudah melakukan MoU bersama PT PLN EPI dan Pemerintah Provinsi NTT.

“MoU bersama pemerintah dan PLN EPI sudah dilakukan. Kami juga sedang melakukan persiapan pendataan potensi limbah pertanian dan uji kalori di Sucofindo. Pada bulan Mei ini akan dilakukan uji coba sebesar 300 ton di PLTU Ropa dan PLTU Bolok. Kami tentunya butuh kolaborasi semua pihak sehingga projek besar ini bisa berjalan dan berkelanjutan,” ungkap Abraham.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains
Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’
Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak
Pemda Sikka Dapat Bantuan Pembangunan 100 Rumah Melalui Skema BSPS
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 14:34 WITA

Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 23 April 2026 - 07:38 WITA

Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WITA

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WITA

Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

Berita Terbaru