Prioritas tata kelola pemerintahan, jelas Apolonia Corebima melalui tata kelola pemerintahan terbaik, baik di tingkat manajemen kebijakan secara umum maupun manajemen kebijakan sektoral yang didukung dengan penerapannya melalui perencanaan strategis dan perencanaan operasional yang SMART, dan pengendalian kinerja yang ketat.
Implementasi Konkrit
Secara konkrit dan fokus pada tahun 2026, kata Apolonia Corebima, RKPD Flores Timur tahun 2026 dibawah kepemimpin Bupati Antonius Doni Dihen dan Wakil Bupati Ignasius Boli Uran, yakni pemberdayaan masyarakat dengan menyiapkan kerangka pemberdayaan/peningkatan kapasitas pemuda dengan membangun BLK (Balai Latihan Kerja) Otomotif dan Perbengkelan dan BLK Pertanian.
Pemberdayaan Ekonomi Daerah, secara konkrit dengan penyaluran bantuan bagi UMKM, pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) khusus Perikanan, peningkatan produksi dan pengolahan perikanan, pembangunan pabrik es, dan industri pengolahan kemiri dan mente.
Sementara untuk infrastruktur, kata Apolonia Corebima, konkritnya yakni peningkatan infrastruktur pendukung konektifitas daerah terpencil, infrastruktur pendukung Semana Santa dan infrastruktur pelayanan dasar.
“Prioritas pembangunan tahun 2026 ini mulai berjalan pada tahun 2025 ini. Setelah kami konsultasi, ini sekaligus menjadi program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati definitif,” kata Apolonia Corebima.
Kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD Kabupaten Flores Timur Tahun 2026 yang berlangsung di aula Lantai II Kantor Bappelitbanda tersebut dibuka oleh Asisten III, Petrus Pehan Tukan mewakili Sekretaris Daerah (Sekda). Ada banyak ide/gagasan/usul/saran yang muncul dari para peserta kegiatan. *
Penulis : Wentho Eliando
Editor : Wall Abulat
Halaman : 1 2










