“Misa khusus perutusan ini menyatakan mereka resmi menerima tugas dari gereja lokal atau Keuskupan Agung Ende sebagai katekis, mereka memiliki hak mengajar doktrin iman gereja katolik di tengah umat,” kata RD Feri Dhae.
Sekretaris Prodi Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAR Ende, Yulita C. Age mengatakan saat misa perutusan calon wisudawan mengenakan busana adat dari daerah masing- masing. Misa perutusan hanya diikuti oleh para calon wisudawan.
“Mereka kenakan pakaian adat dari daerahnya dan setelah itu diisi dengan beberapa acara. Saat wisuda nanti mereka akan hadir bersama orangtua,” katanya.*
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2









