Lempang Paji Kusayang, Lempang Paji-ku Malang - FloresPos Net - Page 5

Lempang Paji Kusayang, Lempang Paji-ku Malang

- Jurnalis

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampung Lewur Mes Kelurahan Lempang Paji, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Gambar diabadikan pada Senin 10 Februari 2025. (FOTO: WALBURGUS ABULAT).

Kampung Lewur Mes Kelurahan Lempang Paji, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Gambar diabadikan pada Senin 10 Februari 2025. (FOTO: WALBURGUS ABULAT).

Tak heran di pusat kelurahan ini sejumlah tempat-tempat bersejarah dan pelayanan publik di antaranya pastoran Lempang Paji, SDK Ledaliur, Kantor Kelurahan Lempang Paji, Puskesmas Lempang Paji dan beberapa fasilitas publik lainnya berada dalam kondisi gelap di saat malam hari.

Untuk menerangi, warga terpaksa harus membeli genzet atau memasang listrik tenaga surya secara mandiri bila kondisi hari/cuaca cerah. Namun kalau di saat musim hujan yang kondisi langit mendung dan sinar matahari tak menyinari wilayah itu, maka upaya untuk menerangi melalui tenaga surya mandiri tidak bisa berjalan maksimal.

Kondisi gelap ini disaksikan sendiri oleh penulis ketika selama dua malam bermalam di Pusat Lempang Paji tepatnya di rumah Bapak Stanislaus Dasing sejak Sabtu (8/2/2025) hinggga Senin (10/2/2025).

Saat itu, saya dan sejumlah tamu yang menghadiri acara penyambutan Pastor Paroki Lempang Paji RD. Roby Mbongor terpaksa nyaman dengan kondisi penerangan ala kadarnya atau harus berdamai dengan kondisi malam yang gelap pekat.

Baca Juga :  Rendah, Partisipasi Pemilih Pemilu Tiga Kecamatan di Manggarai

Situasi gelap di atas semakin terasa karena di Pusat Kelurahan ini dan sekitarnya hingga saat ini belum terkoneksi secara normal jaringan telepon seluler.

Meskipun terlihat di sana, tepatnya di sekitar Kantor Kelurahan Lempang Paji dan Puskesmas Lempang Paji sudah dibangun tower jaringan telepon seluler (ponsel) Base Transceiver Station (BTS) BAKTI dari Kementerian Kominfo, namun keberadaan teknologi ini belum maksimal karena warga setempat belum  bisa menggunakan jasa peralatan canggih ini untuk layanan telepon, SMS,  serta akses internet.

Warga hanya bisa mengakes pesan melalui WhatsApp (WA) dengan syarat pesan yang dikirim baru bisa masuk atau diterima oleh penerima sekitar belasan menit kemudian. Sementara untuk videocall atau mengontak supaya berkomukasi via ponsel tidak bisa dilakukan.

Baca Juga :  Kota Mbay Bakal Diramaikan  Turnamen Bola Volly Bupati Nagekeo Cup

Inilah dua ironi yang dialami warga di Kampung Tua Lempang Paji yang meskipun namanya sudah mendunia, namun untuk urusan listrik PLN dan jaringan telepon seluler masih terkendala kalau tak mau dikatakan tak diperhatikan oleh pihak  berwewenang.

Sebenarnya, kalau mau serius untuk mendapatkan pasokan listrik PLN terbuka lebar karena jaringan PLTS sudah dibuka/diakses sampai di Kampung Munte sekitar 200 meter dari Pusat Lempang Paji.

Demikian juga jaringan ponsel sebenarnya mudah kalau saja tower ponsel yang sudah dibangun berfungsi normal. Kita berharap agar “tragedi” Listrik yang belum masuk Pusat Lempang Paji ini dan masalah tower BTS Bakti ini dapat menjadi perhatian otoritas pemerintah sehingga masyarakat di wilayah ini bisa menikmati buah kemerdekaan dari sisi akses peneranan dan kemudahan berkomunikasi via ponsel dan akses internet.

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Berita ini 1,521 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Amatus Ergo Sum (Saya Dikasihi Maka Saya Ada)

Berita Terbaru