“Untuk memudahkan akses pasar dan membeli pelbagai komoditas yang dihasilkan Paroki dan umat. Dukungan para pihak sangat kami butuhkan,” pintanya.
Disaksikan Florespos.net, Senin (10/2/2025), yang saat itu bersama Pastor Paroki Santa Maria Ratu Rosario RD. Mansuetus Hariman menyambangi Pastoran Watu Nggong, terlihat sebagian besar lahan yang semula terlihat sebagian besar lahan yang semula kritis telah dipetakan dan digusur untuk menjadi areal ditanami aneka jenis tanaman pertanian, tanaman komoditas, dan tanaman hortikultura.
Di bagian timur Pastoran terbentang lahan yang sudah ditanami padi. Sementara di bagian utara, ada aneka hortikultura seperti lombok dan tomat.
Pada beberapa bidang juga terlihat aneka tanaman perdagangan di antaranya cengkeh, mangga, alpukat, jeruk, kopi, dan buah-buahan lainnya. Ada juga di keliling pastoran dipenuhi pembibitan untuk pengembangan komoditas tersebut.
Pastor Paroki Santa Maria Ratu Rosario Reo, RD. Mansuetus Hariman pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Pastor Paroki Watu Nggong.
“Saya menyampaikan apresiasi atas komitmen Romo Laurens yang mengubah lahan kritis menjadi pusat pengembangan ekonomi umat ke depannya,” katanya.
Senada disampaikan mantan Karyawan Keuskupan Ruteng, Moses. “Saya sangat apresiasi terobosan yang dilakukan Pastor Paroki Watu Ngggong,” katanya. *
Penulis : Wall Abulat
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2









