Hasan Desak Pemerintah Tinjau Kembali NJOP, Mitar Banyak Broker Tanah di Manggarai Barat - FloresPos Net - Page 2

Hasan Desak Pemerintah Tinjau Kembali NJOP, Mitar Banyak Broker Tanah di Manggarai Barat

- Jurnalis

Selasa, 11 Februari 2025 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanudin, anggota DPRD Mabar NTT sedang berbicara soroti kenaikan NJOP di kabupaten itu pada rapat Komisi III dewan setempat pekan pertama Februari 2025, sampingnya wakil rakyat Martinus Mitar (destar di kepala), Kaban Penda Mabar Maria Yuliana Rotok (baju putih).

Hasanudin, anggota DPRD Mabar NTT sedang berbicara soroti kenaikan NJOP di kabupaten itu pada rapat Komisi III dewan setempat pekan pertama Februari 2025, sampingnya wakil rakyat Martinus Mitar (destar di kepala), Kaban Penda Mabar Maria Yuliana Rotok (baju putih).

Terkait ini, partisipasi masyarakat sangat penting. Kajian akademik, melibatkan PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah), dan persetujuan DPRD sebagai wakil rakyat juga penting.

“Karena itu saya juga mendesak kepada pemerintah agar segera mencabut Perbup Mabar 269 untuk melakukan penyesuaian yang wajar,” tandas Hasan.

Sebelumnya pada rapat kerja Komisi Tiga DPRD Mabar dengan Pemkab Mabar di dewan setempat di Labuqn Bajo pekan pertama Pebruari 2025, Hasan juga soroti hal serupa, kenaikan NJOP di Mabar yang dinilainya sangat beratkan masyarakat kecil.

Pada rapat tersebut, anggota DPRD Mabar, Martinus Mitar berpandangan bahwa pemerintah naikan NJOP tidak memberatkan masyarakat, malah membantu masyarakat.

Baca Juga :  Kadishub Manggarai Barat Keluhkan Kendaraan Kontainer Tanpa Kontribusi, Ketua ALFI Himbau Anggotanya Bayar

Hanya, demikian Mitar, situasi itu dimanfaatkan oleh broker-broker tanah. Mereka beli tanah masyarakat dengan harga murah lalu mereka jual lagi kepada investor dengan harga sangat mahal.

Politisi Nasdem itu ungkapkan, sekitar tahun dua ribu belasan harga tanah  di wilayah selatan Kecamatan Komodo Mabar kisaran Rp. 5000-Rp.10.000/meter segi.

Dan ini dimafaatkan oleh para broker tanah untuk mereka jual kembali ke para investor seharga Rp.100 ribu bahkan Rp. 200 ribu/meter persegi.

Baca Juga :  Layanan Seluler IM3 Gandeng Gereja, Gelar Pesta Rakyat di Ruteng

“Saya tahu harga tanah di wilayahnya pa Hasan ini di Golo Mori saat itu. NJOP-nya tak memberatkan masyarakat kecil ko, malah membantu. Ini ulah broker yang buat harga tanah gila-gilaan,” komentar Mitar yang bekas Ketua DPRD Mabar 2019-2024 tersebut.

Sidang dipimpin Ketua Komisi Tiga, Martinus Warus. Disamping anggota komisi, sidang dihadiri Kepala Badan Keuangan Daerah Mabar, Salvador Pinto dan jajaran, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah Mabar, Maria Yuliana Rotok dan jajaran. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Bupati Juventus Ajak KKSS Merawat Toleransi dan Bersama Membangun Kabupaten Sikka
Hewan Kurban di KKSS Sikka Alami Peningkatan 300 Persen
SMA Negeri 1 Nangapanda Ukir Sejarah di Hari Raya Idul Qurban
Sop Sapi Rasa Ayam (Diskusi Sekenanya)
Pemerintah Turki Salurkan 50 Ekor Hewan Kurban untuk Masyarakat Siru Manggarai Barat
Berita ini 648 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:19 WITA

Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:12 WITA

Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:21 WITA

Hewan Kurban di KKSS Sikka Alami Peningkatan 300 Persen

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:13 WITA

SMA Negeri 1 Nangapanda Ukir Sejarah di Hari Raya Idul Qurban

Berita Terbaru

Desa Kita

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA