Banyak Tanah Terlantar, PBB Kecamatan Komodo Tunggak Rp18 Miliar - FloresPos Net

Banyak Tanah Terlantar, PBB Kecamatan Komodo Tunggak Rp18 Miliar

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari kiri ke kanan: Ali Sehidun (DPRD Mabar), Sewargadi S. J. Putera (DPRD Mabar), Martin M. irwandi (Camat Komodo Mabar), dan Martinus Mitar (DPRD Mabar).

Dari kiri ke kanan: Ali Sehidun (DPRD Mabar), Sewargadi S. J. Putera (DPRD Mabar), Martin M. irwandi (Camat Komodo Mabar), dan Martinus Mitar (DPRD Mabar).

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tunggakan Pajak Bumi dan Bangungan (PBB) tingkat  Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai Rp18 miliar. Di kecamatan ini juga banyak tanah terlantar

Camat Komodo, Martin M. Irwandi mengungkapkan itu di Labuan Bajo belum lama berselang.

Pada kesempatan tersebut juga ada  sejumlah Anggota DPRD Mabar, di antaranya Sewargading S. J. Putera (Wakil Ketua DPRD Mabar), Martinus Mitar,  dan Ali Sehidun.

Menurut Camat Irwandi, tunggakan PBB Rp18 miliar itu sudah berlangsung sekitar 7 tahun, yaitu sejak 2017-2024. Tunggakan untuk 1 kelurahan.

Baca Juga :  Bawaslu Gelar Rakor Antisipasi Kerawanan Pilkada Manggarai Barat

Masih Camat Irwandi, salah satu sebab penunggakan PBB di Kecamatan Komodo selama ini karena pemilik lahannya tinggal di luar daerah, di luar Mabar, di luar Labuan Bajo. Tanah-tanah itu “terlantar”. Ini yang membuat kesulitan pemerintah untuk  menagih PBB, katanya.

Persoalan lain terkait PBB, banyak tanah masyarakat di Kecamatan Komodo yang sudah berpindah tangan, jual beli, tetapi tagihan obyek pajaknya masih di pemilik sebelumnya. Pada sisi lain, pemilik lahan terbaru (pembeli) tinggal di luar daerah. Ini juga menyulitkan penagihan pemerintah atas obyek pajak tersebut.

Baca Juga :  Ipi Seka Dipercayakan Menjadi GM Kopdit Sangosay Bajawa 

“Saya punya niat mengajak dewan agar sama-sama turun di masyarakat sosialisasikan ini, sekaligus mereka bersikap saat itu terhadap persoalan ini,” kata Camat Irwandi.

Selain itu, camat Irwandi juga punya niat menginventaris semua lahan yang terlantar di Kecamatan Komodo dalam kaitan PBB. Di antaranya di wilayah selatan (Kecamatan Komodo). Semua ini mendorong peningkatan PAD di Mabar.

Senada dilantangkan Wakil Ketua II DPRD Mabar, Sewargading S. J. Putera.

“Wilayah selatan itu banyak wajib pajak yang bandel. Jadinya desa yang jadi korban, “ komentar Gading.

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 204 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru