Pegawai dan Dewan Belum Gajian, Pemkab Manggarai Barat Surati Kemendagri - FloresPos Net

Pegawai dan Dewan Belum Gajian, Pemkab Manggarai Barat Surati Kemendagri

- Jurnalis

Selasa, 21 Januari 2025 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Sidang DPRD Manggarai  Barat

Suasana Sidang DPRD Manggarai Barat

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), NTT belum menerima gaji periode Januari 2025 per 20 Januari, termasuk DPRD Mabar. Konon aplikasi SIPD sedang bermasalah.

Atas hal itu Pemkab Mabar melayangkan surat kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) di Jakarta agar tata kelola keuangan, khusus sistim keuangan terkait gaji, kembali ke pola lama, manual. Karena terkait hal satu itu, aplikasi SPID belakangan  sedang masalah, terganggu.

Sekretatis Darah (Sekda) Mabar, Fransiskus Sales Sodo, mengatakan itu pada sidang paripurna DPRD Mabar di Labuan Bajo, Senin (20/1/2025).

Sekda berharap, surat Pemkab Mabar itu segera mendapatkan jawaban  dari Kemendagri. Dengan begitu gaji pegawai di lingkup Pemkab Mabar jata Januari 2025 segera terbayar, tak terkecuali gaji DPRD Mabar.

Baca Juga :  Bupati Agas Andreas Lantik Winsensius Tala Jadi Sekda Manggarai Timur

Ditambahkan Sekda, bahwa masalah aplikasi SPDI tidak hanya terjadi di Manggarai Barat tapi seluruh Indonesia.

Paripurna terbuka di ruang rapat utama DPRD Mabar itu dipimpin Wakil Ketua Satu Dewan setempat Rikardus Jani, didampingi Wakil Ketua Dua Sewargading S. J. Putera.

Hadir pada paripurna tersebut selain wakil rakyat setempat juga rombongan birokrasi Mabar yang dipimpin Sekda Sodo yang disapa Hans itu.

Pada tempat terpisah di Labuan Bajo, sejumlah pegawai lingkup Pemkab Mabar yang memohon jangan tulis jati diri mereka, mengeluh belum terima gaji medio Januari 2025.

Baca Juga :  Jika "Wajah Caleg" Dikenakan Pajak Reklame

Gara-gara belum terima gaji mereka harus rela utang di mana-mana, bon di mana-mana. Entah untuk menutup kebutuhan harian rumah tangga,tak terkecuali untuk anak sekolah dan lain-lain.

“Ya mau bilang apa, jalan satu-satunya utang untuk tutup ini itu selama Januari dua ribu dua lima ini, yang sepuluh hari lagi berakhir, keluh sejumlah pegawai lingkup Pemkab Mabar saat cakap-cakap dengan media ini di Labuan Bajo, Senin (20/1/2025).

Mereka berharap sebelum akhir Januari 2025 sudah terima gaji agar segera tebus utang atau bon. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Terus Evakuasi Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung
Atasi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Gempa, Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih
Pemkab Sikka Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bantuan Gempa Flores untuk Manggarai Barat Terus Mengalir, Dari Presiden dan NTB
Personil Polda NTT Lakukan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Flores di Posko Pengungsi Gelora Samador Maumere
Antisipasi Gempa Susulan, Puskesmas Onekore Buka Posko Pelayanan di Halaman Kantor Lurah
Hari Ketiga Gempa Flores, Jumlah Pengungsi di Sikka Capai 5681 Orang dan 382 Rumah Rusak Berat
Berita ini 427 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:36 WITA

Tim SAR Gabungan Terus Evakuasi Korban Gempa M 7,7 Manggarai Timur ke Labuan Bajo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:34 WITA

Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:11 WITA

Atasi Kebutuhan Dasar Warga Terdampak Gempa, Senator AWK Salurkan Bantuan Air Bersih

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:37 WITA

Pemkab Sikka Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Bantuan Gempa Flores untuk Manggarai Barat Terus Mengalir, Dari Presiden dan NTB

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mewaspadai Solidaritas yang Berlapis Untung

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:34 WITA

Nusa Bunga

Pemkab Sikka Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:37 WITA