Dikatakannya jumlah ini menurun disebabkan oleh beberapa faktor seperti gunung api Kelimutu yang sempat mengalami kenaikan status kegempaan dari normal ke level II Waspada pada pertengahan tahun lalu.
Faktor lainnya adalah erupsi gunung Lewotobi yang melumpuhkan transportasi ke Pulau Flores. Faktor alam seperti iklim dan cuaca juga mempengaruhi jumlah kunjungan ke TNK.
“Beberapa kejadian alam kemarin sangat berpengaruh pada kunjungan wisatawan ke TNK,” katanya.
Kepala BTNK juga menyampaikan tarif baru masuk ke kawasan Taman Nasional Kelimutu berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36 tahun 2024.
Penulis : Willy Aran
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










