HAB ke-79, Kemenag Ende Ajak Seluruh Umat Beragama Jaga Kerukunan - FloresPos Net

HAB ke-79, Kemenag Ende Ajak Seluruh Umat Beragama Jaga Kerukunan

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Kantor Kementerian Agama dan seluruh instansinya serta lembaga pendidikan yang bernaung di bawahnya di tingkat Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), merayakan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-79.

Perayaan HAB ke-79 diawali dengan apel bersama segenap insan Kementerian Agama (Kemenag) di halaman lembaga pendidikan MIN Ende, Kota Ende, Jumat (3/1/2025) pagi.

Perayaan syukuran HAB dibawah tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas” tingkat Kemenag Kabupaten Ende berlangsung meriah. Paduan suara dibawakan oleh SMAK Negeri St Thomas Morus Ende, Paskibra dari MAKN dan petugas apel dari staf Kantor Kementerian Agama Ende.

Hadir juga pada upacara tersebut para mantan Kepala Kantor  Kemenag Ende dan pensiunan pegawai Kemenag Ende, FKUB serta mitra dan tamu undangan.

Pada apel HAB ke-79 Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Ende, Niko Nama Payon menyerahkan SK pensiun dan kenaikan pangkat untuk pegawai di lingkup Kemenag dan memberikan bantuan sembako kepada umat beragama di Ende.

Kepala Kantor Kemenag, Niko Nama Payon usai apel kepada wartawan mengatakan tema Umat Rukun Menuju Indonesia Emas memiliki satu kata kunci yaitu rukun.

Baca Juga :  Pengelola Ecraft Viktory NTT Minta Pemerintah Hadirkan Paket Wisata Berskala Kabupaten

Dikatakannya, tema itu adalah bentuk ajakan dan membangun sinergitas dengan stakeholder terkait dan seluruh umat beragama untuk menjaga kerukunan di daerah ini.

Kemenag Ende terus berupaya dan membangun sinergitas dengan stakeholder terkait untuk memastikan bahwa suasana kehidupan dalam keberagaman di Ende yang dikenal sebagai kota rahim pancasila dan bumi  laboratorium toleransi tetap terjaga.

“Kemarin kita sudah lewati pesta demokrasi dengan baik dan rukun. Itu menunjukkan bahwa ada keadaan yang baik yang bertumbuh di kalangan umat beragama di Kabupaten Ende dan ini mesti terus kita jaga dan pertahankan,” katanya.

Niko Nama Payon mengatakan, saat ini kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Ende sangat baik namun ada wilayah yang mesti dijaga bersama yaitu pengaruh dari luar yang dapat memprovokasi dan merusak kerukunan di daerah ini.

“Kerukunan di Ende saya lihat saat ini sangat baik tetapi masih ada wilayah yang kita jaga bersama agar tidak diprovokasi oleh orang dari luar. Kami di Kementerian Agama selalu memantau dan melihat adanya geliat seperti ini,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Sikka Umumkan Pembatalan Hasil seleksi Terbuka Jabatan Tinggi Pratama di Kabupaten Sikka

Niko Nama Payon menegaskan semua ajaran agama mengajarkan tentang kesetaraan dan kesetaraan itu tidak hanya untuk sesama manusia tetapi juga dengan ciptaan lain.

“Manusia adalah makhluk ciptaan yang paling mulia tetapi kemuliaan manusia itu diakui pada cara kita memperlakukan ciptaan lain,” katanya.

Yosef Nganggo, Kepala Kantor Kementerian Agama Ende periode 2011-2017 yang hadir pada acara itu mengatakan Kemenag kedepannya akan dihadapkan pada tantangan yang berat yaitu masalah kerukunan di tengah keberagaman.

Ia mengharapkan Kemenag khusus Kantor Kemenag Kabupaten Ende terus bersinergi dengan pihak terkait untuk membangun dan menjaga kerukunan di daerah ini yang sudah diwariskan oleh leluhur.

Menurut Yosef Nganggo, kerukunan itu landasan menuju Indonesia Emas. Jika suasana kerukunan tidak tercipta maka cita-cita Indonesia Emas tidak akan tercapai.

Ketua Panitia HAB ke-79 tingkat Kabupaten Ende, Flavianus Lepa mengatakan pada HAB tahun ini Kantor Kemenag Ende juga melakukan penggalangan dana membantu korban bencana erupsi gunung Lewotobi.

Rangkaian kegiatan HAB di Ende berpuncak pada apel  dan resepsi bersama di halaman MIN Ende. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA