Wakil Ketua Komite II DPD Angelo Wake Kako Tolak Wacana Libur Ramadhan Sebulan - FloresPos Net

Wakil Ketua Komite II DPD Angelo Wake Kako Tolak Wacana Libur Ramadhan Sebulan

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 11:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Angelo Wake Kako

Angelo Wake Kako

JAKARTA, FLORESPOS.net-Wakil Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Angelo Wake Kako, menyampaikan penolakannya terhadap wacana libur Ramadhan selama satu bulan.

“Kenapa kita menolak? Pertama, tidak semua warga negara Indonesia melaksanakan Ramadhan. Kedua, tidak semua sekolah di negara ini adalah sekolah Islam. Ada juga lembaga-lembaga pendidikan swasta yang berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan,” ujar Angelo dalam keterangan resmi, Jumat (30/11/2024).

Ketua Harian Forum Aktivis Nasional (FAN) ini menegaskan, pemerintah sebaiknya fokus untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ia juga menilai, sistem libur yang selama ini diterapkan sudah cukup dan berjalan baik.

Baca Juga :  Program PPK Ormawa, BEM Faperta Uniflor Adakan Literasi Pangan di Desa Saga

“Dengan libur satu minggu menjelang Idul Fitri, kita aman-aman saja. Sudah sekian tahun kita jalankan, tidak ada masalah,” ujar Angelo.

Selain itu, Angelo juga mempertanyakan efektivitas libur panjang tersebut, terutama dalam konteks kegiatan anak-anak selama di rumah.

“Apa jaminan anak-anak akan tetap berada di rumah dan memanfaatkan waktu dengan baik selama Ramadhan? Sayang sekali jika waktu mereka habis tanpa aktivitas yang produktif,” katanya.

Baca Juga :  Komisioner Ombudsman  Soroti Pelayanan Publik di Rumah Sakit dan BPJS di Manggarai

Menurut Angelo, jika kebijakan ini tetap dipaksakan, sebaiknya hanya diterapkan di sekolah-sekolah Islam. Sementara sekolah negeri dan swasta tidak harus mengikuti aturan tersebut.

Angelo meminta pemerintah, khususnya Kementerian Agama, untuk berpikir bijaksana. “Kementerian ini harus berdiri utuh untuk seluruh umat, bukan hanya satu golongan agama tertentu,” tandasnya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 358 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA