LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Penumpang terdampak letusan (erupsi) Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim) Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dievakuasi keluar Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat melalui jalur laut sebanyak 4.768 orang. Armada laut yang dikerahkan 122 unit.
Adrianus Gunawan, Kepala Dinas Perhubungan Mabar kepada media ini, Jumat (15/11/2024) mengatakan, ribuan penumpang, termasuk wisatawan, yang dievakuasi menggunakan seratusan armada laut tersebut ter-update sejak 10 November 2024 lalu.
Mulai 14 November 2024 pukul 17.00 sampai 15 November 2024 pukul 08.00, tiada keberangkatan kapal untuk evakuasi penumpang dari Labuan Bajo.
Bandara internasional Komodo Labuan Bajo juga sudah dibuka kembali, maskapai penerbangan melayani penumpang dengan normal.
Kondisi gelombang, angin dan arus aman. Jarak pandang normal, aman untuk pelayaran.
Pelabuhan Marina Waterfront dan Multi Purpose Wae Kelambu aman terkendali. Wisatawan ke Pulau Komodo, Rinca dan sekitarnya di Mabar, juga dilaporkan masih beraktivitas normal. Wisatawan ke Pulau Komodo, Rinca dan sekitarnya di Mabar, juga dilaporkan masih beraktivitas normal.
Meski demikian, Posko Kesiapan Transportasi Laut KSOP tetap standby melayani informasi dan koordinasi evakuasi bersama dengan instansi dan stake holder terkait, kata Kadis Gunawan.
Sebelumnya diberitakan, tiada wisatawan yang keleleran di Labuan Bajo gegara erupsi Lewotobi Laki-laki di Flotim, 2533 penumpang dievakuasi melalui jalur laut. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando









