ENDE, FLORESPOS.net-Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) oleh TNI Angkatan Darat, merupakan program penguatan pembangunan masyarakat dengan melibatkan masyarakat. Program ini pun didukung oleh pemerintah melalui model pendekatan pembangunan partisipatif.
Pelaksanaan program TMMD (Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa) merupakan sebuah program tahunan yang difokuskan pada sinergitas pembangunan antara TNI, Pemerintah dan Masyarakat.
Program ini bertujuan untuk membantu percepatan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Program ini dilaksanakan serentak di setiap satuan kewilayahan yang mendapat perintah langsung dari Sterad Angkatan Darat dan terus berlanjut.
Begitupun dengan pelaksanaan Program TMMD TNI Kodim 1602 Ende ke-119 tahun 2024 yang dipusatkan dengan melakukan pembukaan jalan baru penghubung antara dua desa yaitu Desa Wolokota menuju Desa Kekesewa, Kecamatan Ndona Kabupaten Ende.
Warga kedua Desa ini sudah sekian lama mendambakan sentuhan terutama infrastruktur terutama jalan dan listrik.
Program ini disambut warga kedua desa ini karena membawa harapan baru bagi masyarakat. Karena melalui pembukaan jalan baru tersebut sangat membantu mobilitas sebagian besar penduduk sekitar yang bermata pencarian sebagai petani.
Seperti halnya diungkapkan salah satu warga Desa Wolokota, Darius Nge saat di temui di lokasi pembukaan jalan baru TMMD Kodim 1602/Ende pada Jumat (23/2/2024) siang.
Ia mengungkapkan terima kasih atas program TMMD Kodim 1602/Ende dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ende yang telah memilih lokasi TMMD kali ini di desa mereka.
“Saya mewakili masyarakat Desa Wolokota dan Kekesewa mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI Khususnya Kodim 1602 Ende dan Pemerintah Kabupaten Ende, yang telah mendukung dalam pelaksanaan pembangunan jalan desa.”
“Selama ini kami masyarakat sangat kesulitan dan terkendala dalam hal infrastruktur. Pembangunan jalan ini sangat besar manfaatnya dan sudah sangat lama didambakan oleh warga desa dalam meningkatkan perekonomian, pendidikan, sosial budaya dan komunikasi antar desa ke desa dan komunikasi dengan beberapa wilayah Kecamatan sekitar,” kata Darius Nge.
Kata Darius selain jalan, masyarakat juga sangat mendambakan adanya listrik karena sudah sekian lama mengalami kegelapan.
Pengerjaan jalan baru lintas selatan melalui program TMMD Kodim 1602 Ende sudah memasuki hari ke 4 dengan progres mencapai 23 persen. *
Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando










