Posko Pengungsian Mandiri Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di Desa Watotika Ile Butuh Air Bersih - FloresPos Net

Posko Pengungsian Mandiri Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di Desa Watotika Ile Butuh Air Bersih

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2024 - 20:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Posko Pengungsian Mandiri Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di Desa Watotika Ile Butuh Air Bersih. Foto: Wentho Eliando

Posko Pengungsian Mandiri Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di Desa Watotika Ile Butuh Air Bersih. Foto: Wentho Eliando

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Posko Pengungsian warga terdampak letusan Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengungsi mandiri di Desa Watotika Ile, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), membutuhkan air bersih.

Kepala Desa Watotika Ile, Kecamatan Yohanes Mai Tobin menyampaikan itu kepada wartawan di Kantor Desa, Selasa (12/11/2024) siang.

“Selain bantuan tangki air, kami di sini juga butuh air bersih. Saat ini, air di tempat kami lagi menurun debit karena musim kemarau,” kata Yohanes Tobin.

Yohanes Tobin mengatakan, warga terdampak yang mengungsi mandiri di desanya berjumlah 148 jiwa dan tersebar di 15 rumah warga.

Baca Juga :  Danrem 161/Wira Sakti Resmikan Sumur Bor di Nagekeo

Mereka, katanya, berasal dari Desa Nobo, Kecamatan Ile Bura serta Desa Boru dan Desa Klatonlo, Kecamatan Wulanggitang.

Sejak sehari letusan besar pada Minggu (3/11/2024), kata Yohanes Tobin, warga terdampak yang mengungsi di desanya mendapatkan bantuan baik dari desa maupun dari pihak ketiga.

“Setiap bantuan yang diterima, kami data dan langsung distribusi ke warga terdampak yang mengungsi di rumah-rumah warga. Mereka tinggal di rumah warga jadi seperti rumah sendiri dan kampung sendiri,’ katanya.

Senada disampaikan Magdalena Mariana Ludji Fernandez (50) warga Desa Boru, Yosefa Elfriyani Liwu (44), dan Elisabeth Ulu Hera (52) warga Desa Klatonlo.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki Terus Berhembus, Gunakan Masker dan Penutup Wajah

Selain air bersih, menurut mereka, juga bantuan dan perhatian mengenai pendidikan anak-anak dan pelayanan kesehatan.

“Juga soal sekolah anak-anak kami karena sudah satu Minggu mereka tidak sekolah dan kesehatan karena banyak orang tua lanjut usia,” kata Magdalena Ludji diamini Yosefa Elfriyani dan Elisabeth Hera.

Disaksikan Florespos.net, Selasa (12/11/2024) siang, di Posko Pengungsian Kantor Desa Watotika Ile ada beberapa tangki air bantuan, tetapi belum ada air. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel
Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda
Dari Halaman Asrama Menuju Lapangan Kehormatan
Kalahkan CBN, Putri Carmel Tantang Q One Club di Final Soekarno Cup
Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:06 WITA

Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:45 WITA

Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Terapkan Tabela, Manggarai Barat Butuh Seribu Lebih Ton Benih Padi Berlabel

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:06 WITA

Kisah Raja Amanuban Usi Don Louis Nope Melawan Pendudukan Belanda

Berita Terbaru