Siswa SMAS St. Gregorius Reo Antusias Ikuti Workshop Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena - FloresPos Net

Siswa SMAS St. Gregorius Reo Antusias Ikuti Workshop Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena

- Jurnalis

Jumat, 18 Oktober 2024 - 09:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wartawan Florespos.net Wall Abulat (tengah) didampingi Moderator Bastian Utu, S.Pd (kiri) dan Rizky Masdun (tenaga ahli) membawakan materi jurnalistik saat workshop tertajuk Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena di SMAS St. Gregorius Reo, (67/10/2024). Foto Febry Nagut, S.Fil.

Wartawan Florespos.net Wall Abulat (tengah) didampingi Moderator Bastian Utu, S.Pd (kiri) dan Rizky Masdun (tenaga ahli) membawakan materi jurnalistik saat workshop tertajuk Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena di SMAS St. Gregorius Reo, (67/10/2024). Foto Febry Nagut, S.Fil.

REO, FLORESPOS.net-Puluhan siswa kelompok minat menulis jurnalistik SMAS St. Gregorius (SMAGER) Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tergabung dalam Jurnalistik Mading dan Publikasi (Jumpa) antusias mengikuti workshop bertajuk Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena di Aula lembaga pendidikan ini, Rabu (16/10/2024) hingga Kamis (17/10/2024).

Kegiatan dibuka oleh Kasek SMAGER RD. Yosef Oriol Dampuk, S.Fil, M.Th. atau yang akrab disapa Romo Yoris.

Selaku narasumber selama workshop ini, Wartawan Senior Wall Abulat yang juga Pemimpin Redaksi Mudikalink.net dan Wakil Pemimpin Redaksi Florespos.net.

Tiga Materi Utama

Narasumber Wall Abulat selama kegiatan ini membahas tiga materi utama, yakni Teknik Menulis Berita, Teknik Menulis Feature dan Opini, kiat-kiat membuat angle berita dan komposisi berita.

Selaku moderator selama kegiatan ini tiga pembina ekstrakurikuler (ekskul) Jumpa, Sebastianus Utu, S.Pd; Febrianus Nagut, S.Fil, dan Yakobus Gunardi Waret, S.Pd.

Para Siswa Ekstrakurikuler Jurnalistik Mading dan Publikasi (Jumpa) SMAS St. Gregorius Reo Saat Mengikuti Kegiatan.

Wall Abulat dalam materinya antara lain menjelaskan esensi berita dan feature serta opini; nilai-nilai berita yang meliputi aktualitas, pentingnya/sesuatu yang dianggap penting terutama untuk diketahui pembaca, pendengar, pemirsa dan masyarakat luas; dampaknya di mana terkait  peristiwa yang berdampak pada kehidupan manusia misalnya kelangkaan minyak tanah, air macet/kelangkaan air, kenaikan BBM dll; kedekatan/proximity: dekat dengan pembaca; konflik: fisik, emosional: partai politik: rapat rusuh di Gedung DPRD, dll; ketokohan: bisa orang terkenal, bisa juga orang biasa dalam situasi luar biasa, atau orang luar biasa dalam situasi biasa; dan keunikan/luar biasa: misal pisang bertandan dua, atau kambing bertanduk lima, dll.

Narasumber juga menjelaskan secara detail tentang prinsip-prinsip penulisan berita/karya tulis seperti: masuk akal: semua disajikan secara logis; jelas: baik kata, kalimat, paragraf harus jelas; hemat kata: jangan bertele-tele; seimbang:cover both side/cover all side:netral; jangan memvonis orang; dan nara sumber harus punya otoritas baik namanya maupun jabatannya.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Serahkan Bantuan Hewan Qurban Jelang Idul Adha 1446 H

“Terkait otoritas narasumber ini, misal kalau  terkait data, kebijakan dan perkembangan SMAS Katolik Santo Gregorius Reo maka harus mewawancarai Kasek RD. Oriol Dampuk, S.Fil, M.Th atau Humas atau guru yang ditunjuk, dan jangan wawancarai satpam atau warga sekitar sekolah;” kata Wall Abulat.

Ragam Karya Jurnalistik

Wall Abulat selama kegiatan ini juga menjelaskan ragam karya jurnalistik yang meliputi: berita langsung yang ditulis secara singkat, lugas dan apa adanya.

Berita ini harus memenuhi unsur 5 W + H (who/siapa, what/apa, when/kapan, where/di mana/, why/mengapa, dan how/bagaimana); feature: tulisan yang dibuat berdasarkan daya pikat manusiawi/human interest dan tidak berikat pada tata penulisan yang baku seperti berita langsung; dan opini: pernyataan yang berisi pendapat, pemikiran, pendirian, dan saran atau pemikiran seseorang atas suatu hal atau peristiwa.

Alumnus IFTK Ledalero ini juga menjelaskan secara gamblang terkait angle berita/tulisan: Aspek tertentu dari suatu peristiwa/kegiatan untuk dijadikan berita/tulisan; syarat angle berita/tulisan: harus menarik, diperkuat data, dan disesuaikan karakter media atau tujuan tulisan  itu; dan komposisi berita/tulisan yang meliputi: judul berita head news; teras berita/lead: bagian berita yang terletak pada alinea pertama yang biasanya mengandung unsur 5 W + H; perangkai berita/tulisan; tubuh berita/tulisa; dan kaki berita/kesimpulan.

Narasumber juga selama kegiatan ini menyebut beberapa kiat untuk menghasilkan tulisan menarik seperti memberi roh pada tulisan kita. Roh tulisan ditentukan beberapa hal; ulasan detail pada manusianya: ibu hamil, balita gizi, dan para pihak yang terlibat di dalamnya:tokoh agama, kepala desa, dan elemen masyarakat lainnya.

Tulisan harus menampilkan wajah dan kisah manusia yang ada di dalamnya,dengan pergulatannya karena kemiskinan, masalah air, transportasi dll; tempat: Tulisan, profil dan laporan kita menjadi hidup jika kita menggambarkan sisi tempatnya yang kuat.

Baca Juga :  Bangunan Lumbung Pangan di Manggarai Barat Beralih Fungsi Jadi PAUD

Seperti apa tempat dampingan kita, jaraknya, apa bisa ditempuh dengan kendaraan atau dengan jalan kaki, dll; irama: tulisan kita, entah laporan, profil dsb akan menjadi monoton/ membosankan bila dibuat secara datar. Tulisan menjadi hidup kalau disisipkan unsur kutipan dari manusia, anekdotnya, humornya, dialognya, sudut pandang; dan aspek warnanya: aspek pancaindera: citarasa, suara, bau, perasaan, gerakan, dll.

Guru dan Siswa Antusias

Wartawan Florespos.net Wall Abulat Membawakan Materi Jurnalistik Saat Workshop

Selama kegiatan ini berlangsung para siswa yang didampingi sejumlah guru sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Beberapa siswa di antaranya Natasya Roswita Sari (Tasya), Alina F. Johan (Nasrin), dan Klementius Lode (Reno) menyatakan keingintahuan mereka untuk mendalam kiat-kiat menulis jurnalistik, dan membagikan pengalaman dalam menghasilkan karya-karya fiksi.

Sementara beberapa guru di antaranya Wakasek Kurikulum Gregorius Ambot, S.Pd  (Gris); Wakasek Kesiswaan Maximilianus Lembunai, S.Pd (Max); Sebastianus Utu, S.Pd; Febrianus Nagut, S.Fil, dan Yakobus Gunardi Waret, S.Pd berpartisipasi aktif mendalami materi dengan membagikan pengalaman mereka memajukan tulis menulis  dan  dipublikasikan di majalah dinding dan media online selama ini.

Para guru juga bertekad untuk terus menghasilkan karya jurnalistik, baik  berita langsung, feature, maupun opini dan bertekdan mempublikasikan karya-karya ini di beberapa media online.

Dukung Majukan Jurnalistik

Kasek Romo Yoris dalam sambutannya saat membuka Workshop ini antara lain menyatakan dukungannya untuk memajukan karya jurnalistik di sekolah yang dipimpinnya dan terus memotivasi pada siswa untuk menghasilkan karya-karya jurnalistik, khususnya berita langsung dan feature.

Romo Yoris juga membagikan pengalamannya yang gemar menulis opini dan dipublikasikan pada sejumlah media sejak menjalani formasi pembinaan di Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret dan di STFK Ledalero.

“Saya minta para siswa untuk terus memajukan karya jurnalistik,” pinta Romo Yoris. *

Kontributor: Natasya Roswita Sari dan Monfort Wilson (Siswa SMAS St. Gregorius  Reo)

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas
Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains
Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’
Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak
Berita ini 333 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas

Kamis, 23 April 2026 - 14:34 WITA

Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 23 April 2026 - 07:38 WITA

Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena

Rabu, 22 April 2026 - 20:41 WITA

Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

Berita Terbaru

Opini

Kritik Itu Vitaminnya Demokrasi

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:17 WITA