Setelah Daftar di KPU Ende, Paket Deo Do Jalani Pemeriksaan Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 22:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah Daftar di KPU Ende, Paket Deo Do Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Setelah Daftar di KPU Ende, Paket Deo Do Jalani Pemeriksaan Kesehatan

ENDE, FLORESPOS.net-Pasangan Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Ende, Yosef Benediktus Badeoda dan Dr Domi Mere atau Paket Deo Do adalah pasangan calon (Paslon) terakhir yang mendaftar di KPU Ende, NTT, pada Kamis (29/8/2024) sore.

Berkas pendaftaran dari Paket Deo Do yang diusung PDIP, Demokrat, PPP, Gelora dan Partai Ummat dinyatakan lengkap dan diterima oleh KPU.

Setelah itu Paket Deo Do dijadwalkan menjalani pemeriksaan atau tes kesehatan di RSUP Ben Boy Kupang hari ini, Sabtu (31/8/2024) sejak pukul 07.30 WITA hingga pukul 18.00 WITA.

Sekretaris tim pemenangan Paket Deo Do kepada Florespos.net, Sabtu (31/8/2024) malam mengatakan ia turut mendampingi Yosef Badeoda dan Dr Domi Mere saat pemeriksaan kesehatan.

Selain dari tim pemenangan, pemeriksaan kesehatan juga didampingi oleh Komisioner Bawaslu Ende, staf KPU Ende dan staf KPU Provinsi NTT.

Pada pemeriksaan kesehatan di RSUP Ben Mboy, Yosef Badeoda dan Dr Domi Mere (Paket Deo Do) mengikuti 15 tahapan secara berkelanjutan.

“Dari Bawaslu didampingi oleh ibu Rin Ie, dari KPU Ende ada 2 orang dan Provinsi orang dan pendamping Bacalon saya sendiri sebagai sekretaris tim pemenangan,” katanya.

Baca Juga :  KPU Ende Mulai Sortir Surat Suara Pemilu 2024, Ada yang Rusak

Sebelumnya Ketua KPU Ende, Wilhelmus Hermanto Lose mengatakan hingga hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8/2024) malam ada empat paket yang mendaftar dan dinyatakan lengkap.

Empat paket itu antara lain Gadi Djou- Baleti, Era Milenial, Jasa dan paket Deo Do. Setelah pendaftaran empat paket tersebut melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP Ben Boy, Kupang.

Paket Deo Do maju di Pilkada Ende mengusung tagline Ende Baru. Ende Baru yang dimaksud adalah Ende yang bebas dari sekat ras, suku dan agama. Ende adalah rahim pancasila maka tidak relevan berbicara agama, suku, ras dan golongan di daerah ini.

“Tidak jaman lagi kita bicara agama, suku, ras dan golongan di Ende karena Ende adalah rahim pancasila dan Kota Bung Karno,” kata Yosesf Badeoda.

Ende Baru yang dimaksud dari tagline yang diusung oleh paket Deo Do adalah Ende harus dipimpin oleh pemimpin baru yang bebas dari persoalan lama di Kabupaten Ende, pemimpin baru yang bebas KKN dan tidak terjebak dengan persoalan lama di daerah ini.

Baca Juga :  DLH Ende Imbau Warga Tidak Buang Sampah di Drainase

Tagline Ende Baru yang jadi spirit paket ini yaitu ⁠konsep dan pendekatan baru dalam memimpin daerah ini. Paket Deo Do akan menjadi pemimpin pelayan yang mencari uang untuk membangun Ende yang lebih baik, lebih cerdas, lebih sehat, lebih adil dan lebih sejahtera.

“Pemimpin pelayan sangat cocok dengan nama paket ini DEO DO yang dalam bahasa Latin artinya Tuhan Saya memberi atau melayani,” kata Yosef Badeoda.

Bacalon Wakil Bupati Ende paket Deo Do, Dr Domi Mere mengatakan dirinya dan Yosef Badeoda kembali ke Ende untuk mengabdikan diri dengan hati dan melakukan perubahan untuk Ende yang melibatkan seluruh stakeholder di daerah ini.

Dokter Domi Mere juga menegaskan ia dan Yosef Badeoda (paket Deo Do) hadir bukan untuk satu golongan tetapi hadir untuk Kabupaten Ende.

“Kami berdua hadir bukan untuk satu golongan tapi untuk seluruh, hadir untuk Ende,” katanya. “

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim
Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi
BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun
Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau
NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang
Mikael Badeoda Minta Inspektorat Akui Kekeliruan dan Sampaikan Sejujurnya ke Bupati
Kapolres Ende Tinjau Lokasi Jalan Putus di Pantura Flores–Keselamatan Warga Jadi Prioritas
Sampah Genangi Saluran Air di Kota Maumere–Perlu Penanganan di Tengah Ancaman DBD
Berita ini 203 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:48 WITA

Refleksi Hak Anak Tahun 2025 dan Urgensi 2026, Save the Children: Anak Indonesia Hadapi Krisis Ganda Digital dan Iklim

Kamis, 15 Januari 2026 - 17:05 WITA

Pencarian Korban Tenggelam di Air Terjun Tiwu Pai-Terkendala Cuaca dan Debit Air Tinggi

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:54 WITA

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:26 WITA

Pemcat Komodo Manggarai Barat Butuh Speed Boat–Untuk Layani Masyarakat Pulau

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:23 WITA

NTT Provinsi Miskin, Camat Komodo: Di Manggarai Barat Masyarakatnya Makan Kenyang

Berita Terbaru

BRI Tower Jakarta

Nusa Bunga

BRI Akan Setorkan Dividen Kepada Negara  Rp11 Triliun

Kamis, 15 Jan 2026 - 12:54 WITA