Masyarakat Siap Pertahankan Keaslian Kampung Adat Bena - FloresPos Net

Masyarakat Siap Pertahankan Keaslian Kampung Adat Bena

- Jurnalis

Kamis, 15 Agustus 2024 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Masyarakat Kampung Adat Bena, Desa Wisata Tiworiwu, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan tetap mempertahankan keaslian kampung adat peninggalan leluhur.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Tiwuriwu Syrilus Waso, Ketua Pengelola Desa Wisata Tiwuriwu Emanuel Sebo, Lembaga Pengelola Pariwisata Megalit Bena (LP2MB) dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Bena Fransiskus Timur.

Mereka menyampaikan itu dihadapan Direktur Tata Kelola Destinasi pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Florida Pardosi yang berkunjung dan menyerahkan plakat penghargaan penerima Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 di Kampung Bena, Rabu (14/8/2024).

Kepala Desa Tiwuriwu Syrilus Waso mengatakan Kampung Adat Bena berjarak kurang lebih 10 kilometer dari Bajawa, Ibukota Kabupaten Ngada berada di Desa Tiwuriwu. Satu-satunya potensi Wisata yang ada di dalam desanya adalah Kampung Adat Bena yang di dalamnya berdiri rumah adat dan Megalit.

“Kelemahan yang ada dalam desa dan belum maksimal adalah sumber daya manusia juga sarana prasarana yang perlu didukung. Untuk pendapatan Desa pada tahun 2023 mencapai Rp 49 juta lebih dan bersumber dari karcis masuk Kampung Bena,” katanya.

Baca Juga :  Golkar, Gerindra dan PKB Berpeluang Kursi Pimpinan DPRD Ngada

Pengelola Kampung Adat Bena Fransiskus Timu juga mengatakan, prestasi Desa Wisata Tiwuriwu pernah menjadi nominasi 10 besar Desa Binaan Bank NTT pada tahun 2020 dan tahun 2022 menjadi 300 besar Desa Wisata Indonesia.

Tahun 2023 turun dari 500 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia dan tahun 2024 mendapat penghargaan yang luar biasa menjadi satu dari 50 desa yang memperoleh penghargaan Anugerah Desa Wisata Indonesia.

Dikatakannya, bawah 5 kategori Anugerah Desa Wisata Indonesia telah dilakukan di Desa Tiwuriwu. Di mana menampilkan wisata budaya alam yang masih terjaga seperti rumah adat, megalit maupun adat istiadat termasuk kain tenun maupun pola gotong royong masyarakat yang masih menerapkan kearifan lokal peninggalan leluhur.

Baca Juga :  Erosi Solidaritas Merusak Kemajuan Kehidupan Berkoperasi

Katanya, Desa Tiwuriwu juga masih mempertahankan seni dan budaya secara tradisional termasuk musik rakyat maupun permainan rakyat juga ritual sejak kelahiran hingga kematian yang dilakukan dengan baik.

Selain menenun, katanya, masyarakat juga ada yang melakukan kegiatan ukiran untuk kaum lelaki. Produk ekonomi kreatif yang dikembangkan sebagai potensi pendapatan desa adalah kuliner, fashion dan kriya yang langsung dikelola oleh masyarakat adat.

Diakuinya, bahwa kekurangan yang dihadapi adalah promosi di mana digitalisasi juga belum 100% dikembangkan karena kendala sumber daya manusia namun terus belajar dari hari ke hari.

Di Kampung Adat Bena juga disiapkan homestay dan ketersediaan toilet yang layak di mana rumah-rumah warga dalam kampung dijadikan homestay.

“Pengunjung yang ingin merasakan langsung alam maupun budaya banyak pula yang menginap di Kampung Adat Bena. Prosesnya adalah menghubungi pengelola desa dan selanjutnya pengelola menyampaikan kepada pemilik rumah,” katanya. *

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Berita ini 174 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA