Tracking Mountain Walking Awali Festival Wolobobo Ngada 2024 - FloresPos Net

Tracking Mountain Walking Awali Festival Wolobobo Ngada 2024

- Jurnalis

Jumat, 26 Juli 2024 - 08:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr.Mohammad Amin, M.Sn, MA selaku Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf didampingi Bupati Ngada Andreas Paru serta Rosalin Petrina Kristianti, Kapokja Wilayah Bali, Nusra, Maluku, Papua, Direktorat Event Daerah Kemenparekraf saat melepas rombongan Tracking Wolobobo Mountain Walking , Festival Wolobobo Ngada 2024

Dr.Mohammad Amin, M.Sn, MA selaku Direktur Musik, Film, dan Animasi Kemenparekraf didampingi Bupati Ngada Andreas Paru serta Rosalin Petrina Kristianti, Kapokja Wilayah Bali, Nusra, Maluku, Papua, Direktorat Event Daerah Kemenparekraf saat melepas rombongan Tracking Wolobobo Mountain Walking , Festival Wolobobo Ngada 2024

BAJAWA, FLORESPOS.net-Festival Wolobobo Ngada Tahun 2024 di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai digelar sejak Kamis (25/7/2024). Tracking Wolobobo Mountain Walking mengawali rangkaian festival tersebut.

Seluruh peserta dipandu oleh UPT Wolobobo melakukan Tracking Wolobobo Mountain Walking. Mereka berjalan kaki kurang lebih 10 kilometer mengelilingi Kawasan Hutan Lindung Wolobobo.

Titik star di Parkir Zona Penerimaan Wolobobo, rombongan dilepas langsung oleh Dr.Mohammad Amin, M.Sn, MA selaku Direktur Musik, Film, dan Animasi Kementerian Pariwisata, Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Ia didampingi Bupati Ngada Andreas Paru, Rosalin Petrina Kristianti, Kapokja Wilayah Bali, Nusra, Maluku, Papua, Direktorat Event Daerah Kemenparekraf.

Dalam kegiatan itu diikuti dengan Edukasi Kopi di Kebun Kopi Alam Subur, Edukasi pengolahan kopi dari hulu ke hilir dan menikmati kopi AFB serta kuliner lokal dipandu oleh Lascar Coco, Rikolto.

Peserta tracking yang terdiri dari sejumlah ASN, pelajar juga kelompok-kelompok petani kopi berlangsung sekitar 2 jam perjalanan.

Baca Juga :  Uniflor Lahirkan Guru Profesional Melalui PPG, Lory: Kita Serius Selenggarakan Pendidikan

Setelah tracking, kegiatan lainnya adalah transaksi online, live penjualan produk unggulan kopi, tenun dan bambu di Taman Kartini Bajawa.

Area Koordinator Program Lascarcoco (Off Farm) Flores-NTT, Jansen Meko, SE, M.Pd kepada Florespos.net menjelaskan pihaknya mengambil bagian dalam kegiatan itu karena tema yang diambil dalam Festival Wolobobo salah satunya adalah Kopi.

Sejak Desember 2022, dalam teknis pelaksanaannya sebagai kerja kemitraan, PT. Olam Food Ingredients (OFI) dan Rikolto Indonesia telah menjalankan aktifitas program Lascarcoco di bidang Kopi dan Coklat. Lascarcoco hadir untuk mendukung sektor-sektor pembangunan baik nasional dan daerah.

Jansen menjelaskan, proyek Lascarcoco yang sementara Rikolto jalani ada tiga tema besar Festival Wolobobo, yaitu Bambu, Kopi dan Tenun.

Kopi menjadi aktivitas utama di Kabupaten Ngada yang dilakukan pihaknya sehingga masih tetap memberikan dukungan dari hulu hingga hilir untuk pengembangan Kopi di Kabupaten Ngada.

Baca Juga :  Bupati Ngada Andreas Paru: PPK Turut Berperan Lahirkan Pemimpin Berkualitas

“Melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ngada diharapkan akan memberikan manfaat yang besar khusus untuk hutan lestari dan masyarakat yang sejahtera,” katanya.

Menurut Jansen, dengan kegiatan tracking di mana salah satunya adalah mengunjungi kebun Kopi yang ada di kawasan Hutan Wolobobo pihaknya berkesempatan untuk menyampaikan program kegiatan yang dilakukan di Kabupaten Ngada.

Selain itu, kata Jansen, dukungan dari pihaknya juga menyediakan stand khusus yang terdiri dari 15 UKM Kopi yang berada dalam stand yang sama-sama mengikuti kegiatan di lapangan Kartini Bajawa.

Pelaksanakan Festival Wolobobo di Ngada dimulai dengan adanya kegiatan di Kebun Raya Wolobobo, Kampus Bambu Turetogo dan pusat pameran di Lapangan Kartini Bajawa. Juga pameran produk lokal bernilai tinggi berbahan dasar bambu, kopi yang berkualitas, kain tenun dari para UMKM serta sejumlah produk lokal lainnya. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA