NTT Terpilih Jadi Tuan Rumah Pertemuan Lingkungan Hidup Terbesar di Indonesia - FloresPos Net

NTT Terpilih Jadi Tuan Rumah Pertemuan Lingkungan Hidup Terbesar di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 22:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, FLORESPOS.net-Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) terpilih sebagai tuan rumah Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup (PNLH). Pertemuan tingkat nasional tersebut akan diselenggarakan pada Juni 2025.

Penetapan WALHI NTT sebagai tuan rumah PNLH 2025 tersebut diputuskan setelah Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT, Umbu Wulang Tanaamah Paranggi memresentasikan kesediaan NTT sebagai tuan rumah.

PNLH merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi yang dilaksanakan sekali dalam empat tahun untuk Membahas dan mengesahkan pertanggungjawaban Eksekutif Nasional, Dewan Nasional dan panitia-panitia adhoc yang dibentuk oleh Forum Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH).

PNLH merupakan forum untuk mengevaluasi kegiatan WALHI selama satu periode, merumuskan strategi kebijakan dasar WALHI, Menetapkan dan Mengesahkan amandemen statuta WALHI.

Peserta yang hadir dalam PNLH ini ialah semua Lembaga Anggota dan Eksekutif Daerah di seluruh Indonesia yang memiliki hak bicara dan hak jawab.

“NTT terpilih sebagai tuan rumah penyelenggara pertemuan nasional lingkungan hidup yang sedianya akan dilaksankan pada Juni 2025,” kata Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT, Umbu Wulang Tanaamah Paranggi dalam keterangan tertulis yang diterima Florespos.net, Sabtu (8/6/2024) malam.

Baca Juga :  Belajar Dari Kasus Dugaan Gratifikasi Dokter Robert Amheka

Hal itu disampaikan Umbu Paranggi usai presentasi di hadapan jajaran Eksekutif Nasional WALHI dan utusan Eksekutif Daerah WALHI seluruh Indonesia dalam forum Konsultasi Nasional Lingkungan Hidup (KNLH) di Banten, Sabtu (8/6/2024). Forum tersebut dihadiri utusan seluruh WALHI se-Indonesia.

KNLH merupakan forum pengambilan keputusan yang dilakukan satu tahun sekali untuk mengevaluasi sekaligus perencanaan pelaksanaan program dan keorganisasian selama satu tahun.

Selain itu, KNLH juga menetapkan waktu, tempat, peserta, panitia pengarah, panitia pelaksana Pertemuan Nasional Lingkungan Hidup dan penentuan criteria calon Direktur Eksekutif Nasional dan Dewan Nasional.

Umbu Paranggi menjelaskan, salah satu alasan Provinsi NTT dipilih sebagai tuan rumah PNLH, karena tengah menjadi sasaran proyek pembangunan berskala besar baik di sektor pariwisata, infrastruktur, perkebunan monokultur hingga pertambangan dan proyek Energi Baru Terbarukan (EBT) yang masif saat ini.

Baca Juga :  Hidup Bersama Komodo, Warga Rinca Diujung Tanduk

“Momentum ini juga menjadi sarana untuk menyatakan kepada Negara dan publik bahwa pembenahan pembangunan ke Timur Indonesia, terkhususnya ke Negeri Kepualauan Selatan Indonesia ini tidak semata untuk mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan melalui skema pembangunan yang rakus lahan dan berdampak pada konflik perampasan lahan kepada masyarakat adat.”

“Tetapi sejatinya kita mendorong untuk lahirnya kebijakan politik pembangunan yang berkelanjutan dan mengutamakan keadilan ekologi untuk mencapai keadilan sosial dan ekonomi,” terang Umbu Paranggi.

Umbu Paranggi mengungkapkan perasaan bahagia atas keputusan KNLH itu. Dia juga meminta seluruh jajarannya untuk menyiapkan diri agar mampu memberikan yang terbaik dalam pertemuan lingkungan hidup terbesar di Indonesia tersebut.

“Kita berbahagia untuk hasil keputusan ini. Mari kita siapkan diri memberikan yang terbaik,” tutup Umbu Paranggi. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri
Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten
Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende
TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako
Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah
Pemerintah Akan Laksanakan Upacara Penghormatan Saat Pemakanan Almarhum Alfonsius, Korban Penembakan KKB di Papua
Ratusan Warga Iringi Jenasah Almarhum Alfonsius Dari Bandara Menuju Rumah Duka
Kisah Ibu Dari Alfonsius Mengenang Putranya Yang Meninggal Ditembak KKB di Papua
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:02 WITA

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 September 2026 - 09:49 WITA

Alumni Akpol 95 Kirim 1.200 Paket Bantuan untuk Korban Gempa di Tiga Kabupaten

Minggu, 13 September 2026 - 15:44 WITA

Masa Tanggap Darurat Berakhir, BNPB Soroti Lambannya Verifikasi Data Kerusakan Rumah di Ende

Minggu, 13 September 2026 - 15:38 WITA

TNI Distribusikan 400 Tenda, Ribuan Peralatan Tidur dan Belasan Ribu Paket Sembako

Minggu, 13 September 2026 - 15:34 WITA

Keluarga Almarhum Alfonsius Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Sikka dan Semua Pihak yang Terlibat dalam Pemulangan Jenasah

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Gempa Flores, SDN Kaburea di Nagekeo KBM di Bawah Tenda Mandiri

Senin, 14 Sep 2026 - 10:02 WITA

Opini

Mencari Wajah Tuhan di Antara Puing

Minggu, 13 Sep 2026 - 21:30 WITA