Lepas 18 Calon Jemaah Haji Asal Ngada, Ini Harapan Bupati Andreas - FloresPos Net

Lepas 18 Calon Jemaah Haji Asal Ngada, Ini Harapan Bupati Andreas 

- Jurnalis

Selasa, 28 Mei 2024 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Sebanyak 18 calon jemaah haji asal Kabupaten Ngada, NTT, resmi dilepas oleh Bupati Ngada, Andreas Paru, Senin ( 27/5/2024), di aula Setda Ngada.

Menurut laporan Panitia dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngada Fajri Nasir pada tahun 1445 Hijriyah atau 2024 Masehi, Kabupaten Ngada mendapat kuota jemaah haji berjumlah 21 orang terdiri dari dua jamaah haji lansia dan 19 orang jamaah reguler.

Dari jumlah tersebut, dua orang lansia satu orang telah meninggal dunia dan satu orang lainnya dilakukan pelimpahan porsi dan akan kembali ke masa tunggu normal.

Sementara 19 orang lainnya masuk jamaah haji reguler, satu orang meninggal dunia hingga kesepakatan keluarga akan mengambil kembali uangnya, sehingga sisa jemaah haji reguler yang diberangkatkan berjumlah 18 orang. Dari jumlah tersebut 3 orang berdomisili di Kecamatan Riung dan 15 orang berdomisili di Kecamatan Bajawa.

Dijelaskan, bahwa sesuai keputusan Kakanwil Kemenag Provinsi NTT tentang pembagian rombongan dan regu, Kabupaten Ngada berada di regu 25 dan 26 dan masuk dalam rombongan 78 serta kloter 79.

Dari hasil pemeriksaan terhadap calon jemaah haji tersebut semuanya memenuhi syarat istighosah kesehatan dan bisa diberangkatkan ke tanah suci dan mereka telah melakukan vaksinasi Miningitis.

Baca Juga :  Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Ditambahkan, bahwa sesuai kalender nasional penyelenggaraan ibadah haji provinsi NTT berada di gelombang 2 kloter 78 dan 79 maka rencana pemberangkatan jamaah haji dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2024.

Jamaah haji masuk Asrama Haji Sukolilo untuk pemeriksaan terakhir seluruh dokumen bawaan jamaah pada tanggal 1 Juni 2024 dan selanjutnya pada tanggal 2 Juni 2024 akan diberangkatkan menuju Arab Saudi.

Rencana pemulangan dari Arab Saudi tanggal 14 Juli 2024 dan direncanakan akan bertolak dari Surabaya menuju Bajawa pada tanggal 15 Juli 2024.

Bupati Ngada, Andreas Paru mengatakan,  kesempatan sekali seumur hidup bagi umat Islam untuk menunaikan ibadah haji merupakan kesempatan yang istimewa.

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Ngada turut berbangga karena penantian 18 warga Ngada untuk menunaikan ibadah suci akhirnya terwujud,” ungkapnya.

Ditambahkannya, ibadah haji yang merupakan rukun ke-5 bagi umat Muslimin tidak hanya untuk yang mampu secara finansial, namun ada kemampuan lainnya yang dimiliki seperti persiapan batin.

Pemerintah Kabupaten Ngada menurutnya telah melakukan upaya-upaya dalam rangka memperbanyak kesempatan bagi umat Muslim untuk menunaikan ibadah haji.

Semakin banyak umat Muslim yang menunaikan ibadah haji maka dipastikan akan semakin banyak orang-orang yang bisa menjadi suri teladan atau panutan bagi yang lain.

Baca Juga :  9 Pejabat Eselon Dua di Ngada Ikut Uji Kompetensi, Siapa Saja?

“Predikat haji tidaklah mudah. Bukan karena kelebihan uang namun niat luhur yang paling utama,” tambahnya.

Pemerintah tentunya memfasilitasi kegiatan ibadah Haji dan dimintanya agar calon jemaah haji menjaga kesehatan serta mengikuti petunjuk yang diatur demi kelancaran proses perjalanan dan kepulangan jemaah haji itu sendiri.

Pada kesempatan tersebut Kepala Kementerian Agama Kabupaten Ngada, John Ase mengatakan, UU No 8 tahun 2019 tentang penyelenggaraan ibadah Haji pasal 10 menyatakan bahwa penyelenggaraan ibadah haji reguler menjadi tanggung jawab pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Ngada telah menjalankan amanah itu dengan baik. Sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Ngada saat ini yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Ngada yang unggul, Mandiri dan berbudaya berbasis pertanian dan pariwisata berwawasan lingkungan dimana aspek yang kedua adalah meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Perjalanan jamaah haji merupakan bagian harapan pemerintah daerah yang tertuang dalam visi dan misi tersebut.

Unggul yang dimaksudkan adalah menjadi manusia yang berakhlak mulia sehingga perjalanan jemaah haji dengan jumlah yang banyak dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya dari Kabupaten Ngada adalah sebuah kebanggaan tersendiri. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:55 WITA

Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA