Kadis KP2 Mabar Ajak Para Kades Buat Neraca Pangan dan Tanam Pohon - FloresPos Net

Kadis KP2 Mabar Ajak Para Kades Buat Neraca Pangan dan Tanam Pohon

- Jurnalis

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan dan Perikanan (KP2) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) Fatinci Reynilda mengajak semua Kepala Desa/Lurah di daerah itu supaya membuat prediksi neraca pangan dan menanam pohon di wilayah kekuasaan masing-masing.

Kadis yang biasa disapa In tersebut menyampaikan itu ketika membuka evaluasi bantuan pangan tahap satu untuk Mabar dari Pemerintah Pusat (Pempus) Tahun 2024 di Labuan Bajo pada Selasa (21/5/2024), seperti dilansir media ini sebelumnya.

Menurut Kadis In, membuat prediksi neraca pangan desa sangat penting, karena kalau ketahanan pangan tidak bagus bisa muncul banyak masalah sosial, seperti pencurian, pembunuhan, mudah diadudomba, dipecahbelah dan  sebagainya. Ketahanan pangan hampir sama dengan ketahanan negara.

Baca Juga :  22 Rumah Warga Rusak dan Atap Rumah Bersalin Pustu Leworahang di Flores Timur Tertimpa Pohon Kelapa

Karena itu, masing-masing Kades harus mengetahui potensi desanya, berapa luas lahan sawah, berapa luas lahan kering, atau potensi apa saja. Desa A produksi padi, Desa B produksi jagung, dan Desa C produksi kedelai.

Prediksi itu penting, setidaknya untuk 3 bulan ke depan, untuk mengetahui waktu yang hasilnya banyak/berlimpah, dan waktu mana yang hasilnya menurun.

Sehubungan dengan ini pula, penting dibuat lumbung pangan untuk menampung hasil petani/kelompok tani saat panen raya, baik padi, jagung dan lain-lain.

Hasil yang ditampung di lumbung pangan bisa dibagi kepada warga/kelompok manakala warga mengalami hasil turun atau dalam situasi panceklik.

Saat hasil berlimpah/banyak bisa dijual ke Bulog dan lain-lain. Bulog siap membeli hasil petani sesuai regulasi/kerja sama dengan Bulog.

Baca Juga :  Pemcat Komodo Segera Tertibkan Adminduk Warga di Kota Labuan Bajo

Dewasa sekarang, masih Kadis In, tidak bisa lagi menjual kemiskinan untuk dapat uang, kecuali minta anggaran untuk sumbang oksigen buat Indonesia/negara/daerah.

Untuk itu diminta kepada semua Kades/Lurah dan lainnya di Mabar supaya menanam pohon sebanyak mungkin. Itu untuk mengurangi karbon.

“Karbon itu tidak bagus, tidak baik, bisa buat kita cepat tua,” komentar Kadis In.

Karbon, lanjut Kadis In, di antaranya bersumber dari pembakaran sampah, pembakaran sisa-sisa jerami, dan dari asap kendaraan.

“Makin banyak pohon makin banyak oksigen. Karbon menyumbang pemanasan bumi, pemanasan global, dan tubuh kita makin panas,” ujar Kadis In. *

Penulis: Andre Durung I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:43 WITA

Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:02 WITA

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:38 WITA

Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WITA

Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan

Rabu, 3 Jun 2026 - 16:02 WITA