Tersangka Korupsi di Sikka Kembalikan Kerugian Keuangan Negara Rp 621 Juta - FloresPos Net

Tersangka Korupsi di Sikka Kembalikan Kerugian Keuangan Negara Rp 621 Juta

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Kejaksaaan Negeri (Kejari) Sikka telah menerima pengembalian kerugian negara dalam kasus tindak pidana korupsi yang terjadi di Kabupaten Sikka.

Total pengembalian Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp. 621.229.777 yang terdiri atas 3 kasus korupsi yang terjadi di Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan,Kepemudaan dan Olahraga (PKO) dan Desa Tana Duen Kecamatan Kangae.

“Terhadap perkara-perkara korupsi yang kami tangani kami tetap mencari aset-aset tersangka.Mudah-mudahan aset-aset itu atas nama tersangka sehingga kami bisa sita untuk mengembalikan kerugian negara,” sebut Kepala Kejaksaan Negeri Sikka, Armadha Tangdibali saat konferensi pers di aula Kejaksaan Negeri Sikka, Selasa (9/12/2025).

Armadha menjelaskan, pihaknya juga bekerjasama dengan pihak bank maupun Badan Pertanahan Nasional (BPN) serta Kantor Samsat untuk menelusuri aset-aset milik tersangka korupsi.

Baca Juga :  Kabupaten Sikka Kandidat Penerima Paritrana Awards

Dia menyebutkan, kerugian keuangan negara yang telah dikembalikan yakni dalam kasus tindak Pidana Korupsi Pembangunan Gedung Rawat Inap Rumah Sakit Doreng Pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Tahun Anggaran 2022 atas nama terpidana Donovan Alfa Mboe.

“Kerugian negara yang berhasil dikembalikan sebesar Rp Rp. 568.833.777,” ungkapnya.

Selain itu tambah Armadha, kasus Tindak Pidana Korupsi Penyalahgunaan dalam Pengelolaan Keuangan Desa Tana Duen Kecamatan Kangae yang bersumber dari Dana Desa (DD/APBN) dan Alokasi Dana Desa (ADD)/APBD tahun anggaran 2022 atas nama terpidana Melania Elegante Nelia.

Baca Juga :  Disarpus Sikka Lakukan Monitoring dan Evaluasi Perpustakaan di Koting

Yang terakhir kata dia, berasal dari Tindak Pidana Korupsi Terhadap Pemotongan Tunjangan Profesi Guru Triwulan I pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga atas nama terpidana Iswadi.

“Untuk kasus di Desa Tana Duen kerugian keuangan negara yang berhasil dikembalikan sebesar Rp. 30.396.000 sedangkan kasus korupsi di Dinas PKO Sikka sebesar Rp. 22.000.000,” ungkapnya.

Usai konferensi pers, dana kerugian keuangan negara tersebut pun dihitung oleh petugas bank BRI Cabang Maumere dan dana tersebut pun disimpan di rekening penitipan di bank tersebut.

Dana tersebut nantinya akan disetor ke kas negara agar dana tersebut bisa kembali dipergunakan untuk kepentingan masyarakat. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 101 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA