Pembangunan PSN Waduk Mbay-Lambo di Nagekeo Sudah Mencapai 45,18 Persen - FloresPos Net

Pembangunan PSN Waduk Mbay-Lambo di Nagekeo Sudah Mencapai 45,18 Persen

- Jurnalis

Sabtu, 6 April 2024 - 09:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Progres pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Waduk Mbay-Lambo di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), sudah mencapai 45,18 persen.

Mega proyek Waduk Mbay-Lambo bernilai triliunan itu mengalami deviasi minus sebesar 3,61 persen, dari target 48.78 persen.

“Realisasi progres pembangunan Bendungan/Waduk Mbay-Lambo hingga 27 Maret 2024 secara komulatif adalah 45,18 persen. Target yang direncanakan sebesar 48,78 persen atau mengalami deviasi Minus 3,61 persen,” kata PPK Bendungan SNVT Pembangunan Bendungan II BWS NT II Ditjen SDA Kementerian PUPR, Yohanes Pabi kepada Florespos.net, Sabtu (6/4/2024).

Baca Juga :  Produk Kuliner Siswa SMPN 4 Langke Rembong Ramai Dibeli Orang Tua Siswa

Yohanes menjelaskan, keterlambatan atau deviasi Minus disebabkan faktor gangguan cuaca. Selain itu, ada sebagian lahan konstruksi belum sepenuhnya dibebaskan.

“Untuk mengejar deviasi kepada penyedia sudah diinstruksikan setelah Lebaran harus menambah sumber daya berupa, tenaga, alat, waktu kerja maupun penyediaan material,” katanya.

Yohanes menambahkan, untuk masalah pembebasan lahan pihaknya mendorong percepatan proses pembayaran ganti untung pada Penlok 1 dan pada Penlok 2 agar segera dilakukan pengukuran dan inventarisir.

Berdasarkan data dihimpun Florespos.net, sisa yang belum terbayarkan oleh BPN Kabupaten Nagekeo, BWS. NT. II dan LMAN.

Baca Juga :  Tiga Uskup Kunjungi SMAK Syuradikara, Sebut Syuradikara Sekolah Heterogen

Lalu, sisa yang belum dibayar 210 bidang dari 555 bidang dengan 557 nama penerima dengan rincian Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, 8 bidang dengan 7 orang penerima.

Desa Rendubutowe 75 bidang dengan 52 orang penerima. Desa Labulewa, 75 bidang dengan 35 orang penerima, ditambah, 52 bidang Konsinyasi/direncanakan titip di Pengadilan.

Total luas lahan keseluruhannya dari 3 desa tersebut dengan Konsinyasi sebanyak 215,095 ha senilai Rp. 95.375.620.000. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo
Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul
Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup
Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)
OMK Moni Sukes Gelar Turnamen Voli HTSPM Cup II
Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026
Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Berita ini 613 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:55 WITA

Ketangkap Basah, 2 Terduga Pencuri Kambing di Aeramo Diamankan Polres Nagekeo

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:06 WITA

Pemerintah Diminta Akui Hak Rakyat Atas HPL, HT, dan Cagar Alam Wae Wuul

Senin, 27 Juli 2026 - 20:37 WITA

Diperkuat Pemain Eks Ben Mboi Cup, Putri Carmel Menang atas Quen VBC di Soekarno Cup

Senin, 27 Juli 2026 - 11:16 WITA

Berkarya dengan Kompetensi, Berdampak untuk Lewotana (Pembekalan PKL Mahasiswa Fakultas Teknologi IKTL)

Senin, 27 Juli 2026 - 10:49 WITA

Akses Inklusif Masih Terbatas, Ribuan Pelari Dorong Kesetaraan bagi Anak Disabilitas Lewat Run for Equality 2026

Berita Terbaru

Opini

Pelindung Pers Katolik: Suara Kebenaran Santo Titus Brandsma

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:17 WITA