RUTENG, FLORESPOS.net-Puncak Gebyar Akhir Tahun SMPN4 Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, NTT, diisi juga dengan pagelaran pameran hasil karya para siswa. Hasil karya para siswa itu menjadi daya tarik tersendiri.
Orang tua siswa dan juga guru-guru ramai-ramai membeli produk kuliner seperti kue-kuean, minuman, dan lain-lain.
Pantauan wartawan, Rabu (21/6/2023) siang, rangkaian kegiatan puncak gebyar akhir tahun adalah mengunjungi stan pameran pada setiap kelas sesuai mata pelajaran.
Kunjungan diatur terarah sehingga orang tua siswa, pengurus komite, unsur TNI dan wartawan bisa mengunjungi semua stan.
Ketika itu, orang tua siswa antusias melihat karya nyata anak-anak. Untuk kuliner dan jamu-jamuan menjadi favorit. Orang tua tidak saja kagum, juga membeli dalam jumlah banyak.
Seorang ibu, Stefani Biul mengatakan, kagum dengan apa yang dibuat anak-anak setelah diajar dan didampingi para guru. Anak-anak bisa membuat produk pangan yang bernilai pasar.
“Pak saya beli banyak sebagai bentuk dukungan untuk anak-anak dan sekolah. Bagi orang tua, anak-anak buat sesuatu yang nyata dalam kehidupan sehari-hari sudah merupakan hal yang luar biasa,” katanya.
Dikatakan, nilai paling penting adalah anak-anak bisa buat sesuatu, bukan hanya berteori. Teori baik, tetapi menjadi lebih baik dan berguna jika dipraktikkan.
Ketua Panitia Gebyar Akhir Tahun, Karolina Yosyve Lawi mengatakan, pada puncak kegiatan ini, ada dua hal yang dilakukan, yakni peluncuran aplikasi Extraordinary CBT dan pagelaran pameran hasil karya siswa selama setahun.
“Karya siswa ditampilkan sesuai dengan minat dan bakatnya pada mata pelajaran yang ada,” katanya.
Siswa memiilih berkarya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, Inggris, Matematika, IPA, IPS, PKN, Agama, SBK, TIK, dan Prakarya. Orang tua atau siapapun bisa melihatnya secara nyata.
Katanya, pagelaran pameran karya siswa itu adalah rangkaian kegiatan Gebyar Akhir Tahun setelah sebelumnya diadakan aneka perlombaan seperti PBB, sepak bola dan takraw. Juga lomba voli, stand up comedy, vokal solo, desain grafis, cerdas cermat rangking satu, puisi berantai, dan OSN.
Semua kegiatan, kata Karolina Lawi, dilaksanakan dengan aman, dan lancar atas dukungan dan kerja sama panitia, sponsor, komite, guru-guru dan tentu perhatian dari pimpinan sekolah.*
Penulis: Christo Lawudin / Editor: Wentho Eliando










