BAJAWA, FLORESPOS.net-DPRD Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggelar Paripurna pelantikan dua anggota pergantian antar waktu (PAW) pada Selasa (27/2/2024).
Dua Anggota PAW yang dilantik, Maria Lali dan Siprianus Bengu. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Ketua DPRD Ngada Bernadinus Dhey Ngebu didampingi Wakil Ketua Petrus Ngabi dan Aloysius Soa.
Maria Lali dilantik menggantikan Donatus Madu yang meninggal dunia pada 27 Desember 2023 dan Siprianus Bengu menggantikan Marianus Kila juga meninggal pada 3 Nopember 2023.
Maria Lali dan Siprianus Bengu berasal dari PDI Perjuangan. Maria Lalu berasal dari daerah pemilihan Riung dan Riung Barat. Siprianus Bengu dari daerah pemilihan Golewa Raya.
Ketua DPRD Kabupaten Ngada Bernadinus Dhey Ngebu dalam sambutan mengatakan pergantian dilakukan sesuai peraturan perundangan dan telah dilakukan proses sesuai aturan.
Dia mengatakan, Maria Lali pernah menjadi anggota DPRD Ngada juga pernah menjadi pimpinan DPRD dan Siprianus Bengu yang baru dilantik dapat memahami bahwa kepercayaan yang diberikan adalah amanah.
Kepercayaan itu bukan milik kekal sehingga perlu mempertahankan berlarut-larut namun semua telah diatur sesuai regulasi dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat.
Rakyat memiliki kedaulatan penting dalam demokrasi maka kepercayaan itu harus dijalankan dengan kinerja dan pelaksanaan tugas-tugas kedewanan dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur dan berguna untuk masyarakat.
Kata Berni Dhey, hal tersebut dapat terjadi bila tidak menjadikan jabatan sebagai ambisi pribadi dan bukan panggilan atau pengabdian yang bisa saja disimpulkan sebagai upaya mencari suara saja.
Berni Dhey mengatakan anggota dewan dituntut untuk memiliki komitmen dan memiliki integritas yang tinggi dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Sementara itu Maria Lali kepada Florespos.net menyampaikan terima kasih kepada DPRD Ngada melalui Pimpinan masih berkesempatan untuk melantik dirinya bersama temannya.
Maria yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Ngada ini mengatakan, sebagai anggota fraksi pihaknya tetap memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita daerah dan sebagai mitra pemerintah selalu memberikan masukan untuk menyukseskan visi dan misi pemerintah dan terus perjuangkan aspirasi masyarakat.
Maria juga pada kesempatan itu menyinggung sosok almarhum Marianus Kila dan Donatus Madu yang menjadi anggota DPRD Ngada selama 4 tahun 3 bulan.
Dikatakannya, almarhum Donatus Madu sebagai sesama dari daerah pemilihan Riung dan Riung Barat merupakan sosok politisi yang sangat sederhana dan pikirannya juga mengayomi banyak orang.
Sebagai seorang kakak almarhum selalu mengajarkan kepada dirinya bahwa masyarakat merupakan tujuan sehingga jangan berjuang untuk kepentingan diri.
Sebagai anggota DPRD tentu ada banyak hal yang belum bisa diperjuangkan namun pikiran dan tenaga telah diperjuangkan oleh almarhum bersama pemerintah untuk membangun Ngada juga tentunya Riung.
Almarhum Marianus Kila semasa menjadi anggota DPRD Ngada menjadi pimpinan fraksi juga pimpinan komisi. Almarhum mempunyai visi luar biasa.
“Sayang, keduanya sakit dan akhirnya dipanggil Tuhan di hari yang belum selesai perjuangan mereka,” kata Maria.
Hadir saat itu, Wakil Bupati Ngada Raymundus Bena, anggota DPRD Ngada, Forkopimda, Sekda Ngada Theodisius Yosefus Nono, pimpinan perangkat daerah, Ketua berserta Anggota Bawaslu dan KPU Kabupaten Ngada. *
Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando










