PLN Nusra Fasilitasi Latih Guru Manggarai dan Nagekeo Konversi Energi Motor dari Minyak ke Listrik - FloresPos Net

PLN Nusra Fasilitasi Latih Guru Manggarai dan Nagekeo Konversi Energi Motor dari Minyak ke Listrik

- Jurnalis

Selasa, 23 Januari 2024 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Nusa  Tenggara (Nusra) melakukan langkah konkret dengan memfasilitasi pelatihan bagi guru dan siswa/i SMK di Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mengkonversi energi sepeda motor dari biasanya berbahan bakar minyak (fosil) ke tenaga listrik.

Kerja dalam upaya mewujudkan penggunaan energi terbarukan dalam kehidupan sehari-hari itu dimulai dengan pelatihan bagi para guru sejumlah SMK di Manggarai dan satu sekolah dari Nagekeo, Selasa (23/1/2024).

Pelatihan dipusatkan di SMK St. Aloysius Ruteng, Manggarai, Pulau Flores itu dibuka Bupati Hery Nabit didampingi para petinggi PLN UIP Nusra seperti R. Harnandi Adhityo, Panca Budi S, dan lain-lain dan Kepala SMK St. Aloysius Ruteng, Br. Dionisius CSA bersama guru.

Peserta pertama dari pelatihan ini sebanyak 20 orang yang berasal dari SMK. St. Aloysius Ruteng, SMK Bina Kusuma Ruteng, SMKN 1 Wae Rii, dan SMK Gonzaga Mbay, Nagekeo.

Bupati Hery Nabit ketika itu mengatakan, apa yang terjadi sekarang ini tidak serta merta. Prosesnya ketika pertemuan di tingkat Nasional tentang perluasan energi listrik panas bumi Ulumbu di Jakarta PLN dengan Pemkab, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Atlet Kempo NTT Borong Tiga Medali di Kejuaraan Dunia Portugal

“Ketika itu ditanyakan kesiapan untuk Pemkab untuk memanfaatkan energi listrik terbarukan. Salah satunya pemanfaatan listrik untuk kendaraan,” katanya.

Ketika itu, dirinya langsung menyatakan kesiapan untuk menjadi pionir dalam melaksanakan program pengkonversian energi kendaraan dari BBM ke listrik.

Sekolah ini langsung dipikirkan untuk menjadi pusat kegiatan untuk penyiapan sumber daya dalam melaksanakan pemanfaatan teknologi energi kendaraan berbahan bakar energi terbarukan.

Apa yang menjadi ide awal itu ternyata ditindaklanjuti PLN seperti yang terjadi sekarang ini dengan memfasilitasi pelatihan bagi para guru dan siswa SMK.

Langkah ini mungkin kecil saja untuk suatu perubahan besar ke depan. Sekarang hanya 20 orang saja yang dilatih, tetapi dampaknya besar untuk sekolah-sekolah ke depan.

Sedangkan Manager Unit Proyek Pelaksana Nusra 2, R. Harnandi Adhityo mengatakan, PLN mengapresiasi atas adanya ide awal dari Bupati Manggarai yang menjadi cikal bakal pelaksanaan pelatihan konversi energi sepeda motor dari bahan bakar minyak ke listrik.

Baca Juga :  Mantan Menteri Sonny Keraf Tawarkan Solusi Khusus Atasi Krisis Iklim

“Ini sejalan dengan program strategis Nasional akan pembangunan dan pemanfaatan energi terbaru di Indonesia, dan Flores nantinya,” katanya.

Konversi energi memang harus mulai dari sekarang ini. Yang dilakukan sekarang hilirnya berupa melatih sumber daya manusianya, dan hulunya berupa pengadaan energi baru terbarukan di Flores ini yang telah, sedang dan akan terus dilakukan.

Karena itu, penyiapan sumber daya manusia untuk transisi penggunaan energi itu berkelanjutan di Manggarai ini atau di wilayah kerja PLN UIP  Nusra ke depan.

Kasek Br. Dionisius CSA mengatakan, apa yang terjadi ini merupakan berkat dan sekaligus kebanggaan bagi SMK St.Aloysius Ruteng karena sekolahnya menjadi pusat kegiatan pelatihan konversi energi sepeda motor.

“Luar biasa ini bagi kami. Sekolah ini berada di depan dalam mendapatkan ilmu dan teknologi baru dalam memanfaatkan energi listrik dari BBM ke energi terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar
Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama
Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan
Kemenpar Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Wisata Bahari melalui Sertifikasi Pemandu Snorkeling Level III
Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering
Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta
Wabup Ngada Terima Bantuan Rp1,2 Miliar dari Kemenko Pangan 
Tim Psikososial Kevikepan Bajawa Dampingi Anak dan Remaja Terdampak Gempa
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20 WITA

Berharap Pendapatan RSUD, Target APBD-P Flores Timur Tahun 2026 Naik Rp 5,7 Miliar

Sabtu, 26 September 2026 - 18:35 WITA

Huntap Buat Warga Terdampak Gempa Flores di Sikka Segera Dibangun untuk Tahap Pertama

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WITA

Bantuan Stimulan Pembangunan Rumah Rusak di Sikka Dampak Gempa Flores Siap Dikucurkan

Sabtu, 26 September 2026 - 16:21 WITA

Elnino, Padi Sawah Manggarai Barat Terancam Gagal Panen, Apen: Mata Air Kering

Sabtu, 26 September 2026 - 16:03 WITA

Pendampingan Psikososial dan Bahan Bacaan Bagi Murid SDI Butata Nagekeo, Kerja Bareng Yaspora NTT dan PKBM Bintang Floresta

Berita Terbaru

Opini

Doxing, Luka Psikologis, dan Krisis Empati di Ruang Digital

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:58 WITA