BORONG, FLORESPOS.net-Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Pelayanan Air Minum (SPAM) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Nusa Tenggara Timur (NTT) menargetkan pendapatan tahun 2024 sebesar Rp 3 miliar.
Kepala UPTD SPAM Manggarai Timur, Fransiskus Yun Aga kepada Florespos.net, Senin (15/1/2024) menjelaskan, target pendapatan tahun 2024 sebesar Rp 3 miliar bisa realisasi kalau beberapa hambatan seperti kapasitas produksi debit bisa bertahan tidak terjadi penurunan.
Selain itu, kata dia, wilayah ibu kota kecamatan Kota Komba terpaksa dihentikan pelayanan selama enam bulan karena jaringan pipa putus di tebing jurang.
Frans Yun mengatakan pendapat pada Tahun 2023 lalu sebesar Rp 3 miliar, terealisasi hanya Rp 2.943.408.135 atau 98,11 persen atau tidak mencapai target Rp 3 miliar.
Sumber mata air wae Tabar yang melayani pelanggan di Pota, Kecamatan Sambi Rampas mengalami penurunan sehingga pelayanan kepada pelanggan terhambat.
“Untuk Wae Lengga saluran pipa masih putus dan untuk memperbaiki pipa membutuhkan biaya yang cukup besar,” kata Frans Yun.
Kata dia, untuk target anggaran 2024, bisa terealisasikan, jika titik-titik permasalahan itu bisa diatasi.
Untuk saat ini belum ada peningkatan kapasitas debit air hal ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat kurang dan tidak merata. *
Penulis: Albert Harianto I Editor: Wentho Eliando










