Dua Pekan Mengungsi Akibat Erupsi Lewotobi Laki-laki, 6 Warga Klatonlo Tidak Didata Apalagi Terima Bantuan Darurat - FloresPos Net

Dua Pekan Mengungsi Akibat Erupsi Lewotobi Laki-laki, 6 Warga Klatonlo Tidak Didata Apalagi Terima Bantuan Darurat

- Jurnalis

Jumat, 12 Januari 2024 - 13:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Penanganan warga terdampak langsung erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, di Kabupaten Flores Timur, NTT, tampaknya benar-benar belum maksimal, apalagi berkaitan dengan pendataan dan distribusi bantuan.

Betapa tidak, selama dua pekan mengungsi sejak Gunung Lewoobi Laki-laki erupsi pada 23 Desember 2023 hingga saat ini, terdapat 6 warga Dusun Klatonloa, Desa Klatonlo, Kecamatan Wulanggitang belum didata, apalagi menerima bantuan tanggap darurat bencana.

Enam warga Desa Klatonlo itu mengungsi di rumah keluarganya di RT 16/RW 05, Kelurahan Sarotari Tengah, Kecamatan Larantuka. Mereka, merupakan satu keluarga terdiri dari seorang ibu bersama anak, menantu dan tiga orang cucu.

Ditemui Florespos.net, di rumah keluarga di Lorong TK Anfrida, RT 16/RW 05, Kelurahan Sarotari Tengah, Jumat (12/1/2024) pagi, Laura Bana Lein (72), mengaku berasal dari Dusun Klatonloa, Desa Klatonlo, Kecamatan Wulanggitang.

“Saya dan anak-anak serta cucu mengungsi sejak Lewotobi meletus pada 23 Desember 2023. Ini rumah anak saya. Saya sempat ke Klatonlo pada 26 Desember 2023 untuk lihat rumah, lalu sorenya langsung kembali lagi ke sini karena takut gunung meletus lebih besar,” ungkap Mama Laura Bana.

Baca Juga :  Terlibat Saat Aksi Bersih Jelang Hardiknas, ACIL Ende Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah

Laura Bana mengaku sejak mengungsi dua pekan lalu hingga saat ini belum pernah didatangi dan didata apalagi menerima bantuan tanggap darurat sebagai warga terdampak langsung erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

“Belum pernah didata dan terima bantuan apapun. Saya mengungsi ke sini karena ini rumah anak. Di sini jauh lebih aman karena saya sudah tua takut gemuruh dan abu vulkanik. Saya sudah tua, takut juga abu vulkanik bisa batuk-batuk,” katanya.

Sebelumnya, terkait penanganan warga terdampak langsung erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada beberapa posko dan rumah-rumah warga di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang belum maksimal tersebut juga disampaikan Ketua DPRD Flores Timur, Robertus Rebon Kereta.

Baca Juga :  Pemda Flores Timur Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Erupsi Lewotobi Laki-laki

“Penanganan belum maksimal. Pemerintah Daerah (Pemda) harus segera menentukan satu posko induk agar penanganan warga terdampak menjadi lebih maksimal,” kata Robertus Rebon Kereta di Posko Boru, Desa Boru, Kecamatan Wulanggitang, Kamis (11/1/2024) siang.

Robert Kereta meminta Pemda Flores Timur mendistribusikan bantuan pemerintah dan pihak ketiga secara adil dan merata kepada warga terdampak langsung baik yang mengungsi di posko-posko maupun di rumah-rumah warga.

“Status Lewotobi Laki-laki sudah awas. Itu artinya penanganan harus lebih ditingkatkan. Masih banyak warga terdampak mengungsi di sejumlah tempat yang perlu didata dan ditangani secara baik. Distribusi bantuan baik dari pemerintah maupun pihak ketiga harus adil dan merata,” kata Robertus Kereta. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara
Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur
Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup
Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak
Misa Syukur Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro Jadi Perjumpaan Lintas Agama Diaspora Flores Timur Lembata
Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan
In Flores, BBKSDA NTT dan LNBM Perkuat Bisnis dan Jasa Wisata di Kawasan Konservasi Komodo
Tanggapi Keluhan Warga, Pemerintah Segera Revitalisasi RSUD dan Reformasi Manajemen
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:38 WITA

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:17 WITA

Wisata Flores–Batu Kelamin di Puncak Poco Ndeki, Destinasi Wisata Unik Manggarai Timur

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:17 WITA

Bhayangkara Presisi Polres Ende Petik Kemenangan Kedua di Turnamen Voli Soekarno Cup

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:57 WITA

Momentum Hari Anak Nasional, Save the Children Indonesia Ajak Semua Pihak Berkolaborasi Melalui Festival Pahlawan Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:16 WITA

Konservasi Bukan Penghambat Pembangunan, Tetapi Fondasi Bagi Pembangunan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ngada Gelar Festival Komodo Riung di Desa Lengko Sambi Utara

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:38 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Mewaspadai Jalan yang Berujung Air Mata

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:46 WITA