RUTENG, FLORESPOS.net-Pengerjaan jalan yang dibiayai dana Inpres di Manggarai, NTT, tahun 2023 lalu, tidak rampung hingga akhir tahun 2023 lalu.
Sesuai dengan ketentuan yang baru, pengerjaan bisa dilanjutkan tahun 2024 ini dalam jangka waktu 90 hari kerja.
Menurut Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3 Jalan Nasional wilayah Manggarai, Djibrael Tuka Rohi yang dihubungi wartawan, Kamis (11/1/2024), bervariasi progres dua paket proyek jalan Inpres di Kecamatan Satar Mese, Manggarai hingga 31 Desember 2023 lalu.
“Fisik di lapangan sudah jalan baik. Tetapi, dalam evaluasi akhir tahun diketahui bahwa ada yang progresnya bagus dan ada yang tak sesuai dengan harapan,” katanya.
Sesuai dengan regulasi yang ada, pengerjaan bisa dilanjutkan hingga rampung. Waktunya selama 90 hari.
Karena itu, dua rekanan yang mengerjakan dua paket proyek berbiaya puluhan miliar itu diharapkan memanfaatkan waktu yang ada. Silakan meneruskan pekerjaannya.
Data riil progres proyek itu, demikian Djibrael Tuka Rohi, paket yang dikerjakan PT Genta Bangun Nusantara baru mencapai 58 persen lebih.
Jalan yang diaspal baru 3,5 Km dari total 7 Km yang dikerjakannya jalur jalan Simpang Cepang- Simpang Melo-Bangka Sumba.
Dikatakan, rekanan sudah tahu apa yang harus dilakukannya dalam hari-hari ke depan agar proyeknya lekas rampung.
Persoalan seperti tenaga kerja yang kurang hingga material yang harus diangkut dari tempat yang jauh mesti diatasi.
Dua soal itu yang sepanjang tahun lalu disoroti sehingga progresnya tidak sesuai dengan harapan atau tidak sesuai dengan rencana yang terjadwalkan.
Sedangkan untuk paket proyek yang dikerjakan PT Wijaya Graha Prima sudah rampung. Riil pengaspalan sudah 100 persen.
“Saat ini yang dikerjakan pada jalur Iteng menuju Nanga Woja seterusnya Simpang Melo tinggal finishing saja,” katanya.
Sebelumnya, seorang warga Iteng di Ruteng, Hiro Eman mengatakan, ini sangat luar biasa untuk masyarakat di wilayah selatan Manggarai. Infrastruktur jalan memang perlu bagus mengingat kawasan itu gudang berasnya Manggarai.
“Itu juga jalur selatan Manggarai raya dengan sejumlah destinasi wisata dunia. Apresiasi atas semua ini,”katanya.
Dana Inpres Infrastruktur tahun 2023 untuk Kabupaten Manggarai sebesar Rp 47,8 miliar lebih dengan total panjang jalan yang dikerjakan, 13,5 Km.
Rincian yang dikerjakan PT Wijaya Graha Prima sepanjang 6,5 Km dan PT Genta Bangun Nusantara sepanjang 7 Km. *
Penulis: Christo Lawudin I Editor: Anton Harus










