KUPANG, FLORESPOS.net-Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Wilayah Provinsi NTT siap menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil).
Rancangan untuk menyelenggarakan Muswil itu terungkap dalam pertemuan sederhana di salah satu warung di depan gedung eks Kantor Bupati Kupang, Kamis (21/12/2023).
Dalam pertemuan yang diinisiasi oleh Ketua Agupena NTT, Thomas A. Sogen ini, sejumlah pengurus yang hadir tampak antusias untuk berpartisipasi.
Rintik hujan yang mengguyur kota yang dijuluki Kota Kasih ini memang menghadirkan hawa dingin, namun bara api literasi mampu menghangatkan hati dan membakar semangat belasan pengurus Agupena NTT yang sempat hadir.
“Tidak disadari bahwa waktu terus bergulir dan ternyata masa jabatan pengurus telah berakhir. Karena itu harus segera dilaksanakan musyawarah wilayah agar Agupena terus hidup dan bergeliat bagi kepentingan anggotanya,” ujar Thomas A. Sogen yang kini juga bertugas sebagai Pengawas Sekolah pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang.
Thomas mengakui, pada masa kepemimpinannya untuk periode kedua 2018-2022 tidak banyak hal yang bisa dilakukan karena pandemi covid yang melanda negeri ini termasuk di NTT.
“Saya harus jujur mengakui bahwa dalam periode kepemimpinan saya, tidak banyak yang bisa kita lakukan karena beberapa kendala yang kita sudah pahami bersama. Namun, kita harus optimis bahwa di masa yang akan datang, kita pasti bisa melakukan banyak hal bersama-sama,” ungkapnya.
Dengan mempertimbangkan berbagai agenda dan kesibukan masing-masing, semua peserta pertemuan akhirnya bersepakat untuk segera menggelar Muswil pada 20 Januari 2024.
Panitia pun dibentuk, dan Maria Marcelina Due terpilih sebagai ketua, dibantu Petrus Ngili sebagai sekretaris dan bendahara dipegang oleh Lilis Sutikno dan Florince Lumba.
Panitia tersebut dilengkapi dengan sejumlah seksi seperti Seksi Acara (Maryam Muhammad), Konsumsi (Ana Tagadoko dan Etni Djo Talo), Dokumentasi (Maksuddin), dan Seksi Lomba (Yulianti Pulungtana).
Thomas Sogen juga menjelaskan bahwa acara Muswil akan diisi dengan beberapa agenda prioritas seperti laporan pertanggungjawaban pengurus baik pelaksanaan program kerja maupun keuangan, pemilihan pengurus baru untuk masa bhakti 2024-2028, dan pemberian mandat untuk pembentukan Agupena Cabang Kota Kupang dan Kabupaten Kupang.
Menyinggung soal sosok ketua wilayah pasca dirinya, putra pulau Solor Flores Timur ini mengatakan, semua anggota Agupena wilayah NTT berpeluang menduduki jabatan ketua.
“Siapa saja bisa jadi ketua dan pengurus periode mendatang, termasuk dari cabang-cabang yang ada. Yang paling penting adalah bisa berdedikasi dan berkomitmen membawa Agupena lebih hidup, juga lebih baik pada periode yang akan datang,” tandas penulis buku ‘Kiat Sukses Publikasi Ilmiah Guru’ ini.
Seperti diketahui, masa bhakti Thomas A. Sogen dan jajaran pengurusnya sudah berakhir bulan November tahun lalu namun belum dilaksanakan Muswil hingga saat ini karena berbagai kendala teknis organisasi dan kesibukan para pengurus.
Meskipun demikian, dalam rangkaian acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) awal November 2023, Agupena NTT kembali dinobatkan sebagai Agupena terbaik karena sejumlah kiprah yang dilakukan yakni giat dalam kegiatan penulisan buku dan penerbitan jurnal ilmiah berkala.
Sebelumnya, dalam Silatnas tahun 2021 di Makasar Sulawesi Selatan, Agupena NTT juga memperoleh penghargaan yang sama. Selain Agupena Wilayah NTT, Kabupaten Kupang juga memperoleh penghargaan berupa tropi sebagai kabupaten dengan guru penulis buku terbanyak selama tahun 2023. *
Kontributor: Joe Radha I Editor: Wentho Eliando













