Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Ende, Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit - FloresPos Net

Warga Temukan Mayat Tanpa Identitas di Ende, Langsung Dievakuasi ke Rumah Sakit

- Jurnalis

Selasa, 28 November 2023 - 19:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Warga Kota Ende dan sekitarnya digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di Woloere, Pantai Tangga Alam, Desa Wolotopo, Kecamatan Ndona, Selasa (28/11/2023) siang.

Mayat tanpa identitas dan berjenis kelamin laki-laki itu mengenakan baju hitam dan celana pendek warna hitam pertama kali dilihat warga terseret arus dan terapung sekitar seratus meter dari bibir pantai.

Warga kemudian menginformasikan kepada pihak kepolisian dari Polsek Ndona dan melakukan evakuasi ke ruang jenazah RSUD Ende.

Kapolsek Ndona, Ipda I Gede Wisna kepada wartawan di RSUD Ende mengatakan mayat tersebut pertama kali dilihat oleh warga yang berada di pinggir pantai.

“Kami dapat informasi dari masyarakat dan langsung turun ke lokasi melakukan evakuasi dari laut kemudian dilanjutkan ke rumah sakit Ende,” katanya.

Baca Juga :  Tuntaskan Masalah Kawasan Hutan di Kabupaten Ende, Paroki Onekore Hadirkan Menteri KLH dan ATR BPN

Kapolsek Ndona mengatakan setelah dilakukan olah TKP tidak diketahui identitasnya. Kondisi mayat itu saat ditemukan mengenakan baju hitam, celana hitam pendek dan ada gelang warna putih di tangan kiri.

Kondisi mayat saat ditemukan rambut sudah terlepas, wajah tidak dikenali secara pasti karena sudah luka- luka dan masih ada darah yang keluar dari luka di bagian dahi.

Pihak Kepolisian kemudian mengevakuasi mayat ke ruang jenazah RSUD Ende sambil menunggu informasi identitas dari keluarga yang menyampaikan informasi ada anggotanya hilang.

Kapolsek Ndona mengatakan jika ada warga yang anggota keluarganya hilang maka bisa memberikan informasi kepada pihak kepolisian.

Baca Juga :  Ditengah Polemik Tuan Rumah ETMC, Bupati Ende Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah

Berdasarkan hasil kordinasi dengan pihak ruangan jenazah RSUD Ende memberikan waktu 2 ×24 jam. Jika tidak ada keluarga yang datang maka akan dimakamkan oleh pemerintah.

Pihaknya terus mencari dan menyebarkan informasi terkait untuk mendapatkan identitas.

Camat Ndona, Yovan Pasa mengatakan hingga saat ini tidak mendapatkan informasi terkait warga Ndona yang hilang sehingga pihaknya memastikan mayat tersebut bukan warganya.

Jika selama 2 × 24 jam sesuai waktu yang diberikan oleh pihak RSUD Ende maka pemerintah akan melakukan pemakaman sesuai dengan aturan.

“Kita akan lakukan pemakaman sesuai dengan aturan jika hingga waktu yang diberikan belum ada informasi terkait identitas,” katanya. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende
‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap
Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya
IKTL Gelar PJKR Football Championship di Lapangan Sepakbola Riangkotek
Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa
Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation
Pesan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa: Kita Hidup di Era Pergeseran Yang Sangat Cepat
Menakar Peluang dan Tantangan Kendaraan Roda Tiga di Indonesia
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:06 WITA

Dua Tahun Terakhir, Antrean Panjang BBM Berulang Kali Terlihat di Tiga SPBU Kota Ende

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:09 WITA

‘Warga Sudah Tidak Baik-baik Saja’–Dua Tahun, 10 Ribu Warga Penyintas Lewotobi Menanti Janji Huntap

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WITA

Momen Haru Wisuda Unipa, Rektor Minta Sang Ayah Pindahkan Tali Toga Anaknya

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Tiga Pesan Utama Wabup Sikka Bagi 708 Wisudawan Kampus Unipa

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:41 WITA

Pesan Sabinus Nabu Bagi Wisudawan Wisudawati Unipa: Jangan Menjadi Strawberry Generation

Berita Terbaru