Dua Trafic Light di Kota Ruteng Sudah Lama Tak Berfungsi - FloresPos Net

Dua Trafic Light di Kota Ruteng Sudah Lama Tak Berfungsi

- Jurnalis

Rabu, 22 November 2023 - 16:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Dua dari tiga trafic light (lampu lalu lintas) di Kota Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, sudah lama tidak berfungsi mengatur lalu lintas kendaraan.

Trafic Light yang tidak berfungsi tersebut terletak di perempatan menuju  Mbaumuku, dan perempatan menuju Lawir.

Yang masih berfungsi seperti terpantau wartawan, Rabu (22/11/2023) terlihat di trafic light di perempatan Hotel Ranaka, tetapi tidak normal juga.

Lampu merah dan hijaunya kadang tidak menyala sehingga pengendara kadang membingungkan pengendara.

Kondisi trafic light yang bermasalah tersebut sudah lama. Yang terparah di perempatan menuju Lawir sudah bertahun-tahun macetnya.

Seorang pengendara mobil, Robert Tise mengatakan, trafic light sangat viral dalam mengatur lalu lintas pada perempatan yang selalu ramai dengan kendaraan dari pagi hingga malam.

Baca Juga :  Di Kawasan Geothermal Poco Leok, Umat Keuskupan Ruteng Akan Tanam Ribuan Pohon

“Dengan  trafic light yang tidak berfungsi dengan baik seperti sekarang, lalu lintas jadi amburadul,” katanya.

Memang dengan tidak berfungsinya dua trafic light, maka pengendara harus hati-hati ketika memasuki perempatan agar tidak terjadi kecelakaan.

Tidak adanya pengaturan menjadi faktor pemicu terjadinya kecelakaan. Kondisinya memang sangat rawan ketika lalu lintas kendaraan sangat tinggi dalam sehari.

Yang paling rawan di perempatan Hotel Ranaka dengan kondisi trafic light kadang berfungsi dan kadang tidak.

Baca Juga :  Tingginya Mobilitas Jelang Nataru, Publik Manggarai Diingatkan Lagi Soal Covid

Pengendara kadang hanya menebak saja untuk memasuki perempatan karena lampu merah atau hijau tidak terlihat.

Lebih baik sekalian tidak berfungsi daripada tidak jelas nyala atau tidak karena amat membingungkan pengendara pada jalur jalan utama di Kota Ruteng itu.

Warga kota lain, Denis Man mengatakan, tidak bisa keadaan ini terus dibiarkan. Pemerintah cq. Dinas Perhubungan yang bertanggung jawab atas persoalan yang ada.

“Tidak bisa dibiarkan begitu saja karena amat berisiko bagi publik. Kalau terjadi kecelakaan pada tempat-tempat itu, siapa yang bertanggung jawab?” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal
Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan
Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati
Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas
RSUD Bajawa di Late Mulai Layani Pasien–‘Tersedia 4 Loket Sehingga Pasien Cepat Ditangani’
Himabris IKTL Gelar Story Telling Competition, Diikuti 6 SMP se Larantuka
Pernyataan WALHI NTT Terkait Proyek K-SIGN di Rote Ndao
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:38 WITA

Penyidik Polres Ende Amankan Eks Pejabat Kemensos RI, Diduga Terlibat Korupsi Bantuan Kapal

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:24 WITA

Bantu Ibu Melahirkan di Kapal Fery, Bidan Muda di Sikka Terima Penghargaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:38 WITA

Bupati Endi: Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:28 WITA

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:07 WITA

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Delapan Sanggar di Ende Ikut Lomba Naro Memperebutkan Piala Bupati

Selasa, 2 Jun 2026 - 20:28 WITA

Nusa Bunga

Literasi Fondasi Utama Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas

Selasa, 2 Jun 2026 - 19:07 WITA