RUTENG, FLORESPOS.net – Persatuan gereja-gereja Indonesia (PGI) dan Konferensi Wali Gereja Indonesia (KWI) telah mengeluarkan pesan Natal Oikumene 2023 kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia, termasuk di Manggarai raya, NTT.
Kopian pesan Natal Oikumene yang dikeluarkan per 13 November 2023 itu diterima wartawan di Ruteng dari Sekretaris Keuskupan Ruteng, Rm. Manfred Habur Pr, Rabu (15/11/2023).
Pesan Natal bersama itu ditandatangani Ketua KWI, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin OSC dengan Sekretaris Jenderal, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM, dan Ketua PGI, Pdt. Gomar Gultom dan Sekretaris Umum, Pdt. Jacklevyn F. Manuputty.
Banyak pesan para pemimpin gereja bagi umat Kristiani untuk disimak dan dilaksanakan dalam spirit Natal.
Di antaranya para pemimpin gereja menyentil soal kehidupan umat dan masyarakat di era globalisasi.
Pada era ini, semua diajak untuk memuliakan Allah dan mewujudkan damai sejahtera melalui media sosial dengan terus menyebarkan nilai-nilai kebaikan, kebenaran, keadilan, kesetiakawanan, dan tenggang rasa.
Hal itu penting sekali karena keharmonisan hidup bersama dapat hancur oleh berita bohong dan ujaran kebencian di pelbagai media sosial.
“Kita perlu bijak dalam menerima dan menyebarkan berita,”tulis para pemimpin gereja itu.
Natal mengingatkan semua bahwa komunikasi dan perjumpaan di zaman digital ini perlu dikelola secara baik agar dapat digunakan sebagai sarana untuk mewartakan kabar gembira.
Di tengah kemajuan teknologi informasi yang sangat cepat, ramai, dan sibuk, umat atau siapapun tetap membutuhkan waktu hening untuk berjumpa dengan Allah sehingga komunikasi dan perjumpaan dengan sesama dapat mendatangkan sukacita.
Para pemimpin gereja Indonesia juga tidak lupa mengucapkan selamat Natal, 25 Desember 2023 dan selamat memasuki tahun baru 2024.
Menurut Rm. Manfred, pesan Natal Oikumene telah dikirim ke pelbagai keuskupan di Indonesia, termasuk untuk Keuskupan Ruteng. Pesannya perlu semua umat tahu.
“Semua harus tahu pesan-pesan para pemimpin gereja ini. Harap dibacakan pada setiap momen berkumpul umat,” katanya. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus










