Semua Sekolah di Manggarai Telah Diinstruksikan Buka Akses Pendidikan Inklusif - FloresPos Net

Semua Sekolah di Manggarai Telah Diinstruksikan Buka Akses Pendidikan Inklusif

- Jurnalis

Kamis, 2 November 2023 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net – Semua sekolah di Manggarai, NTT telah diinstruksikan untuk membuka akses sekolah untuk anak-anak inklusif alias berkebutuhan khusus.

Hal itu dilakukan sebagai implementasi undang-undang yang berlaku di negeri ini agar semua anak bangsa mendapat hak akan pendidikan sama, adil, dan merata.

Ketika berbicara di hadapan ratusan guru sekolah dasar (SD), dan unsur lembaga swadaya masyarakat pada pembukaan Bimtek Pendidikan Inklusif di Ruteng, Kamis (2/11/2023), Kadis Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (PPO) Frans Gero menyinggung soal kondisi riil pendidikan anak berkebutuhan khusus di Manggarai.

“Sejak awal telah disampaikan bahwa semua sekolah harus beri akses pendidikan untuk anak-anak inklusif. Pelaksanaan, itu yang jadi soal,” katanya.

Perintah itu merupakan amanat undang-undang. Karena itu, harus dilaksanakan pada semua satuan pendidikan di Manggarai.

Baca Juga :  Pasca Gempa, Ratusan Warga Manggarai Barat Terserang Diare

Mengapa? Semua warga negara harus mendapat hak yang sama, termasuk dalam mendapatkan pendidikan.

Tidak boleh ada diskriminasi di antara sesama anak bangsa dalam mendapatkan akses pendidikan.

Menurutnya, memang selalu ada soal ikutan dengan pendidikan inklusif ini, yakni soal guru. Gurunya khusus. Guru kategori itu yang memang masih sangat terbatas dan bahkan tidak ada di sekolah-sekolah.

Karena itu, Bimtek ini penting sekali untuk menuntun guru-guru agar mewujudkan pendidikan inklusif di sekolahnya.

Untuk kepentingan itu, , Dinas Pendidikan juga berupaya membangun diskusi dengan Unika St. Paulus Ruteng agar ke depan membuka program pendidikan inklusif ini.

Kadis Frans Gero juga menyentil soal output pendidikan inklusif. Artinya harus dipikirkan juga pekerjaan yangp tidak saja pada lembaga pemerintah, juga swasta atau pekerjaan apa saja.

Baca Juga :  Dua Trafic Light di Kota Ruteng Sudah Lama Tak Berfungsi

“Kalau test ASN atau PPK baiknya tetap ada itu formasinya. Dan, untuk tenaga honorer juga ada, mereka juga harus diberi kesempatan,” katanya.

Jika demikian, maka ada kesinambungan antara pendidikannya, output, dan penyerapannya di dunia kerja.

Sebelumnya Ketua Panitia, ibu Dewi mengatakan, Bimtek sengaja diadakan agar sekolah-sekolah tahu persis apa yang dilakukan guna mendukung pelaksanaan pendidikan inklusif.

“Jadi, yang didapat selama kegiatan ini adalah hal-hal teknis yang harus dan bisa dibuat di sekolah sehingga semua anak bisa mendapatkan pendidikan yang sama,” katanya. *

Penulis: Christo Lawudin/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA