RK Palma Larantuka dan Dua Imam Asal Solor Bersama Rayakan Pesta Perak - FloresPos Net

RK Palma Larantuka dan Dua Imam Asal Solor Bersama Rayakan Pesta Perak

- Jurnalis

Selasa, 31 Oktober 2023 - 19:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Rukun Keluarga Pamakayo-Lewonama (RK Palma) di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, dan dua Imam asal Solor, yakni RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay bersama merayakan pesta perak (25 tahun).

“Syukur perak imamat dan RK Palma Larantuka ini kami rayakan bersama. Pada tahun 1998, dua putra asal Solor ini ditahbiskan menjadi imam di Menanga-Solor Timur. Saat itu, RK Palma di Larantuka juga didirikan para pendahulu,” ungkap Ketua RK Palma Larantuka, Benediktus Bolibapa Herin, saat perayaan syukur, Senin (30/10/2023) malam.

Perayaan perak RK Palma dan dua Imam asal Solor itu berlangsung di salah satu rumah keluarga di Weri, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka.

RK Palma Larantuka dan Dua Imam Asal Solor Bersama Rayakan Pesta Perak

Perayaan diawali Misa Syukur dipimpin RP. Mikhael Migu Kein, SVD didampingi RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., dan Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri, RD. Fransiskus Hurint, Pr.

Hadir sejumlah pendiri, para sesepuh dan anggota RK Palma di seluruh wilayah Larantuka dan sekitarnya.

Ben Herin mengatakan, RK Palma berdiri pada tahun 1998. Dalam perjalanan RK Palma sempat vakum, namun hidup kembali dan berjalan hingga berusia 25 tahun.

Baca Juga :  Relokasi Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi, Pemerintah Siapkan Tiga Lokasi Potensial

“RK Palma adalah kepanjangan dari Rukun Keluarga Pamakayo-Lewonama. Pertama syukuran kami buat di Gege (Kelurahan Waihali). Tahun 2010, Lewonama berdiri sendiri menjadi desa baru di Kecamatan Solor Barat,” katanya.

“Kami orang Pamakayo dan Lewonama di Larantuka tidak pisah tetapi tetap ada dalam RK Palma ini. Hingga berusia 25 tahun ini, tentu perjalanan panjang dan menjadi refleksi bersama kami,” kata Ben Herin.

Ben Herin mengatakan, perayaan perak tersebut sebagai ungkapan syukur atas perjalanan imamat 25 tahun RP. Mikhael Migu Kein, SVD yang selama ini bermisi di Argentina dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr yang selama ini melayani umat di Paroki Ritawolo, Adonara.

Bagi RK Palma, katanya, perayaan perak itu sekaligus untuk mempererat dan merawat kerukunan keluarga besar Pamakayo-Lewonama di Larantuka agar terus hidup, tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman.

“Kami merayakan syukur ini dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Tentu dengan harapan, RK Palma tetap eksis dan berkembang. Pater Mikael dan RD. Markus, sebagai imam Tuhan terus melayani dan bermisi untuk banyak orang,” kata Ben Herin.

Baca Juga :  Prihatin! Rapat Bahas Rancangan KUA PPAS APBD Flores Timur 2024 Selalu Molor
RK Palma Larantuka dan Dua Imam Asal Solor Bersama Rayakan Pesta Perak

Ben Herin menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga Pamakayo dan Lewonama yang tergabung dalam RK Palma, Pastor Paroki Weri dan umat setempat.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr yang berkenan merayakan syukur perak imamat bersama RK Palma Larantuka.

Sementara RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., berharap suasana kekeluargaan dan kebersamaan di RK Palma Larantuka tetap dijaga dan dirawat.

“Jadilah garam mulai dari keluarga dan cahaya yang membawa terang bagi orang lain. Menjadi cahaya yang menerangi orang lain. Berharap RK Palma terus dijaga dan dirawat. Tetap tumbuh untuk generasi baru. RK Palma ini baik. Bisa saling kenal, saling meneguhkan dan saling menguatkan satu sama lain,” kata RD. Markus Kapitan.

RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., saat itu berkesempatan berbagi cerita pengalaman bermisi dan melayani umat di tempat tugas masing-masing. Acara diakhiri ramah tamah bersama. *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA