LARANTUKA, FLORESPOS.net-Rukun Keluarga Pamakayo-Lewonama (RK Palma) di Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, dan dua Imam asal Solor, yakni RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay bersama merayakan pesta perak (25 tahun).
“Syukur perak imamat dan RK Palma Larantuka ini kami rayakan bersama. Pada tahun 1998, dua putra asal Solor ini ditahbiskan menjadi imam di Menanga-Solor Timur. Saat itu, RK Palma di Larantuka juga didirikan para pendahulu,” ungkap Ketua RK Palma Larantuka, Benediktus Bolibapa Herin, saat perayaan syukur, Senin (30/10/2023) malam.
Perayaan perak RK Palma dan dua Imam asal Solor itu berlangsung di salah satu rumah keluarga di Weri, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka.

Perayaan diawali Misa Syukur dipimpin RP. Mikhael Migu Kein, SVD didampingi RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., dan Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri, RD. Fransiskus Hurint, Pr.
Hadir sejumlah pendiri, para sesepuh dan anggota RK Palma di seluruh wilayah Larantuka dan sekitarnya.
Ben Herin mengatakan, RK Palma berdiri pada tahun 1998. Dalam perjalanan RK Palma sempat vakum, namun hidup kembali dan berjalan hingga berusia 25 tahun.
“RK Palma adalah kepanjangan dari Rukun Keluarga Pamakayo-Lewonama. Pertama syukuran kami buat di Gege (Kelurahan Waihali). Tahun 2010, Lewonama berdiri sendiri menjadi desa baru di Kecamatan Solor Barat,” katanya.
“Kami orang Pamakayo dan Lewonama di Larantuka tidak pisah tetapi tetap ada dalam RK Palma ini. Hingga berusia 25 tahun ini, tentu perjalanan panjang dan menjadi refleksi bersama kami,” kata Ben Herin.
Ben Herin mengatakan, perayaan perak tersebut sebagai ungkapan syukur atas perjalanan imamat 25 tahun RP. Mikhael Migu Kein, SVD yang selama ini bermisi di Argentina dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr yang selama ini melayani umat di Paroki Ritawolo, Adonara.
Bagi RK Palma, katanya, perayaan perak itu sekaligus untuk mempererat dan merawat kerukunan keluarga besar Pamakayo-Lewonama di Larantuka agar terus hidup, tumbuh dan berkembang seiring perkembangan zaman.
“Kami merayakan syukur ini dalam suasana kekeluargaan dan kebersamaan. Tentu dengan harapan, RK Palma tetap eksis dan berkembang. Pater Mikael dan RD. Markus, sebagai imam Tuhan terus melayani dan bermisi untuk banyak orang,” kata Ben Herin.

Ben Herin menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga Pamakayo dan Lewonama yang tergabung dalam RK Palma, Pastor Paroki Weri dan umat setempat.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr yang berkenan merayakan syukur perak imamat bersama RK Palma Larantuka.
Sementara RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., berharap suasana kekeluargaan dan kebersamaan di RK Palma Larantuka tetap dijaga dan dirawat.
“Jadilah garam mulai dari keluarga dan cahaya yang membawa terang bagi orang lain. Menjadi cahaya yang menerangi orang lain. Berharap RK Palma terus dijaga dan dirawat. Tetap tumbuh untuk generasi baru. RK Palma ini baik. Bisa saling kenal, saling meneguhkan dan saling menguatkan satu sama lain,” kata RD. Markus Kapitan.
RP. Mikhael Migu Kein, SVD dan RD. Markus Kapitan De’Ornay, Pr., saat itu berkesempatan berbagi cerita pengalaman bermisi dan melayani umat di tempat tugas masing-masing. Acara diakhiri ramah tamah bersama. *
Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus










