Menguntungkan Bertani Kedelai di Nggilat Manggarai Barat - FloresPos Net

Menguntungkan Bertani Kedelai di Nggilat Manggarai Barat

- Jurnalis

Kamis, 12 Oktober 2023 - 22:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Bertani kedelai di Desa Nggilat, Kecamatan Masang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NTT, menguntungkan, karena potensinya menjanjikan.

Desa Nggilat berada di wilayah utara Kabupaten Mabar, tepanya di bibir laut Pulau Flores.

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tunas Harapan Nggilat, Agustinus Munjal, mengatakan itu menanggapi Florespos.net, di Labuan Bajo, Rabu (11/10/ 2023), terkait untung rugi bertani kedelai.

Munjal yang juga penangkar kedelai, datang di Labuan Bajo, untuk ikuti Bimtek perbenihan kedelai berstandar yang diselenggara BSIP NTT di Mabar, seperti dilansir media ini sebelumnya.

Menurut Munjal, bertani kedelai hemat tenaga dan biaya. Juga kurang terserang hama dan penyakit, kurang membutuhkan air seperti menanam dan merawat tanaman padi. Menanam dan merawat tanaman jagung juga begitu, sama seperti padi.

Baca Juga :  Yayasan Ernesto dan Yayasan Bakti Alumni Persekolahan Pater Waser Teken MoU

Soal harga, ungkap Munjal, pasaran kedelai di daerahnya belakangan cendrung naik, kebutuhan pasarnya juga meningkat. Harga kedelai di wilayahnya lebih kurang Rp. 9000 setiap kilogram (kg).

Sedangkan harga beras di desanya, masih Munjal, selama ini hanya berkisar Rp.600 ribu/karung isi 50 kg. Sementara harga jagung biji paling-paling Rp.4000/kg.

Jika dibandingkan dengan menanam padi sawah atau jagung, bertani kedelai jauh lebih mudah.

“Saya konsisten berusaha kedelai sejak dua ribu tujuh belas. Menguntungkan. Di Nggilat potensi menjanjikan. Yang penting kerja serius, telaten. Menurut saya begitu,” kata Munjal.

Baca Juga :  Listrik Padam Berkali-Kali, Ini Kata Manager ULP PLN Labuan Bajo

Pada kesempatan yang sama, Erick Teguh Herwinda, membenarkan. Herwinda adalah offtaker kedelai.

Menurutnya, harga kedelai terkini Rp.10.000/kg, terima di gudang yaitu di Reo Kabupaten Manggarai, tetangga Mabar.

Potensi kedelai di Flores, kata Herwinda, baik, termasuk di 3 Manggarai, yaitu Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Manggarai Barat.

“Salah satu daerah potensi kedelai di Mabar yakni di Desa Nggilat. Saya sudah pulang dari sana. Kami hadir di sini sejak tahun 2020,” ujar Herwinda. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris
Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT
WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa
Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas
Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi
Yayasan Papha Gandeng AWAS Laksanakan Workshop Terkait Pemberitaan dan Masalah Kesehatan Jiwa
Wujudkan Mimpi Kerja di Luar Negeri, Hantarkan Para Mahasiswa Kuliah di Stikes Santa Elisabeth Keuskupan Maumere
Wakil Bupati Buka Turnamen Piala Bupati Ende U-17
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

SMAS St. Gregorius Reo Gelar English Night, Ratusan Siswa Siap Tunjuk Kemahiran Berbahasa Inggris

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:18 WITA

Perspektif Feminis atas Pembangunan, Transisi Energi, dan Masa Depan Ruang Hidup di NTT

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:04 WITA

WALHI NTT Tegaskan Krisis Iklim Bukan Sekadar Persoalan Lingkungan, Tetapi Juga Persoalan Relasi Kuasa

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:19 WITA

Baru 3 Paket Proyek di Flores Timur yang Ditender, Yudit Tulit: Lebih Banyak Mini Kompetisi

Berita Terbaru