Yayasan Bambu Lestari Latih Pengawetan Bambu Warga Flores - FloresPos Net

Yayasan Bambu Lestari Latih Pengawetan Bambu Warga Flores

- Jurnalis

Rabu, 4 Oktober 2023 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Yayasan Bambu Lestari bekerja sama dengan BambooCoop menggelar pelatihan pengawetan dan kondisi gudang bambu bagi sejumlah warga Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tujuannya untuk menyiapkan tenaga suplayer bambu.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT pada 28 September 2023 hingga 3 Oktober 2023.

Steven Jonathan Adu, Koordinator Tim Kabupaten Yayasan Bambu Lestari kepada media ini di Labuan Bajo, Selasa (3/10/2023), mengatakan, peserta pelatihan berasal dari 3 kabupaten di Flores.

Ketiga kabupaten tersebut yaitu dari Nagekeo dan Manggarai Timur (Matim) masing-masing 2 orang, dan sisanya asal Mabar.

Baca Juga :  Kapolda Asadoma Sampaikan Harapan Dibalik AMMTC

Pelatihan dibiayai oleh Yayasan Bambu Lestari, namun ada pula yang dibiaya sendiri. Itu karena mereka merasa penting pelatihan tersebut.

Sebab dalam pelatihan banyak ilmu pengetahuan yang didapat peserta dari pemateri. Antara lain soal koperasi dan UMKM, kata Steven Jonathan Adu.

Yayasan Bambu Lestari ungkap Steven Jonathan Adu, berpusat di Renon Denpasar Bali. Wilayah kerja yayasan ini di Flores di 7 kabupaten, Mabar hingga Sikka. Khusus di Mabar, Yayasan ini hadir beberapa tahun lalu dan berkantor di Labuan Bajo.

Selain alasan pariwisata, pelatihan ini digelar di Labuan Bajo antara lain karena ibu kota Mabar itu salah satu hilir Flores. Daerah hilir antara lain Mabar dan Sikka. Juga mudah transportasi, ada pelabuhan laut, Bandar Udara dan lainnya.

Baca Juga :  Dinkes Genjot Penemuan TBC di Manggarai Barat

Masih Steven Jonathan Adu, minat masyarakat Flores untuk mengikuti pelatihan dimaksud, tinggi. Itu dibuktikan dengan adanya peserta pelatihan yang dibiaya sendiri.

Potensi bambu Flores, lanjut Steven Jonathan Adu, banyak. Khusus di Mabar, hasil survei terbaru yayasan tersebut (Bambu Lestari) yakni 40 ribu rumpun.

Dukungan dari pemerintah terhadap kehadiran Yayasan Bambu Lestari juga luar biasa, termasuk Pemkab Mabar, tutup Steven Jonathan Adu. *

Penulis: Andre Durung/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA