Pemkab Manggarai Barat Akan Tarik Retribusi Parkir Kendaraan di Tepi Jalan - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Akan Tarik Retribusi Parkir Kendaraan di Tepi Jalan

- Jurnalis

Kamis, 28 September 2023 - 12:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar), NTT, akan pihak ketigakan pengelolaan parkir kendaraan tepi jalan. Hal ini karena potensinya menjanjikan untuk menopang penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) itu.

Demikian Wakil Bupati (Wabup) Mabar, Yulianus Weng tanggapi Florespos.net, di Labuan Bajo belum lama berlalu.

“Betul. Potensi parkir kendaraan di tepi jalan untuk peningkatan PAD kita cukup menjanjikan,” ujar Wabup Weng.

Menurutnya, penarikan retribusi parkir kendaraan di tepi jalan di Mabar sudah ada dalam “kamus” Pemkab Mabar.

“Namun terlebih dahulu harus siapkan regulasinya oleh Pemkab,” ujar Wabup Weng.

Secara terpisah nada yang sama disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Mabar, Adrianus Gunawan.

Kata dia, khusus Dishub Mabar, dari sisi PAD sedikitnya ada dua potensi besar yang masih los, yaitu kir kendaraan dan parkir kendaraan di tepi jalan. Yang sudah jalan bagus PAD-nya kecuali terkait potenai laut, kapal khusunya.

Baca Juga :  Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Kata Kadis Gunawan, hingga kini banyak kendaran bermesin yang parkir di tepi jalan di seantero Mabar tanpa dipungut retribusi buat pundi-pundi PAD setempat. Begitu juga dengan Kir kendaraan.

Kendaraan-kendaraan yang selama ini tak dipunguti retribusi kalau parkir di tepi jalan di Mabar, di antaranya kendaraan-kendaraan plat merah pada lingkup Pemkab Mabar. Kir kendaraan plat merah juga demikian. Padahal soal ini ada aturan, Undang-Undangnya.

Selama ini yang punya kesadaran untuk membayar retribusi parkir di tepi jalan hanya satu dua orang tukang ojek dan sopir mobil tangki air, kata Kadis Gunawan.

Ke depannya, lanjut Kadis Gunawan, Dishub Mabar akan ada kerja sama dengan pihak ketiga untuk tangani parkir kendaraan di tepi jalan supaya ada pemasukan buat PAD Mabar.

Baca Juga :  Nara Pentas Teater Herman Johannes di Taman Kota Larantuka, Angkat Sosok Ideal Manusia NTT di Tengah Fakta Miris Ketertinggalan

Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia/Indonesian Logistics and Forwaders Association (ALFI/ILFA) NTT) juga berpandangan sama.

Bahwa salah satu sumber PAD Mabar NTT yang belum dioptimalkan yakni retribusi parkir kendaraan di tepi jalan. Padahal potensinya menjanjikan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ALFI/ILFA NTT, Charles Angliwarman mengatakan itu kepada Florespos.net di Labuan Bajo belum lama berselang.

Menurut Angliwarman, demi mengoptimal/memaksimalkan potensi parkir tepi jalan jadi sumber penerimaan PAD Mabar, Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Mabar akan menggandeng, mendorong ALFI/ILFA NTT.

“Kan Ketua Kadinda Mabar itu saya. Ketua ALFI/ILFA NTT juga saya. Tidak sulit kan,” kata Angliwarman. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928
Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung
Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada
Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores
Dari Seminar Nasional: STIPAS St. Sirilus Ruteng Bangun Komitmen Teknologi Harus Disertai Etika, Integritas Akademik, dan Penghormatan Martabat Manusia
Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko
Banyak Irigasi Tanah, Tanaman Padi di Manggarai Barat Alami Kekeringan
Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Pemuda Sikka Diminta Teladani Semangat 1928

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WITA

Empat Pelajar SMAN 2 Maumere Lolos Mengikuti Festival Sains Nasional di Bandung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:36 WITA

Camino de Flores Tutup Perjalanan Ziarah 70 Kilometer, Tinggalkan Jejak Kepedulian bagi Flores

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Warga Keluhkan Limbah dan Bau dari Industri Tahu Tempe Milik Krakatau di Lokoboko

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Longsor Terjadi di Bola, Wabup Sikka Himbau Warga Selalu Waspada

Rabu, 28 Okt 2026 - 19:51 WITA