BORONG, FLORESPOS.net-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Manggarai Timur, NTT, mulai membangun jalan menggunakan dana Inpres tahun 2023. Salah satu yang mulai dibangun, yakni ruas Benteng Jawa-Dampek.
Pembangunan ruas jalan Benteng Jawa-Dampek itu ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas di Dampek Kecamatan Lamba Leda Utara, Kamis (7/9/2023).
Bupati Agas Andreas pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan di Manggarai Timur.
“Terus terang kita masih ketergantungan anggaran pada pemerintah pusat. PAD kita masih sangat kecil bahkan untuk kebutuhan gaji ASN dan kebutuhan lain di kabupaten jauh dari harapan,” katanya.
Bupati Agas Andreas mengatakan total dana Inpres dari pemerintah pusat untuk penanganan jalan di Kabupaten Manggarai Timur sebesar Rp 87, 5 miliar.
Dana itu dialokasikan untuk jalan Benteng Jawa-Dampek Tahap 1 tahun anggaran 2023 senilai Rp 28,9 miliar sepanjang 9,5 kilometer.
Tahap kedua, jalan Watu Cie-Deno di Kecamatan Lamba Leda Selatan sepanjang 12 kilometer dengan total anggaran Rp 30,9 miliar dan jalur Kisol Mok Paan Leleng sepanjang 10 kilometer dengan total anggaran Rp 24, 8 miliar.
Bupati Agas Andreas mengatakan pembangunan jalan itu membutuhkan pengawasan masyarakat. Tapi, kalau ada pembangunan yang tidak sesuai sampaikan ke pihak kontraktor, bukan disampaikan ke media sosial.
Rahmat, salah satu warga Dampek, Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda Utara mengatakan, kondisi jalur jalan Benteng Jawa-Dampek rusak parah. Dia bersyukur pemerintah daerah memperhatikan jalur jalan tersebut.
Hadir pada kesempatan itu, Kadis PU Manggarai Timur, Yoseph Marto, Kadis Pertanian Manggarai Timur, Jhon Sentis, Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. *
Penulis: Albert Harianto / Editor: Wentho Eliando









