ENDE, FLORESPOS.net-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Flores mendapatkan dukungan anggaran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa).
Melalui program tersebut, BEM Fakultas Pertanian Universitas Flores mengadakan kegiatan literasi pangan di Desa Saga, Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende. Salah satu kegiatan adalah pelatihan pengolahan pangan berbasis bahan lokal.
Dosen pembimbing kegiatan, Josina Hutu Bessy, SP, M.Si kepada Florespos.net, di kampus, Selasa (29/8/2023) mengatakan kegiatan ini berlangsung satu bulan lebih yang telah dimulai sejak 3 Agustus 2023 lalu.
Pada kegiatan ini mahasiswa dari BEM Faperta Uniflor berkolaborasi dengan kelompok lokal di Desa Saga dan instruktur dari pelaku UMKM pangan lokal.
Salah satu pelatihan yang difokuskan pada kegiatan literasi pangan tersebut yaitu pelatihan pengolahan makanan dari bahan pangan lokal seperti sorgum, ubi dan marungge. Sasaran pelatihan adalah kelompok orang muda, perempuan dan pelaku UMKM.
Dosen pembimbing juga mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat lokal budidaya pangan lokal yang sudah mulai hilang dan memanfaatkannya untuk meningkatkan ekonomi keluarga.
“Tujuannya itu mengajak masyarakat untuk mempertahankan kekayaan lokalnya. Seperti di Desa Saga pangan lokal yang menjadi makanan khas sudah mulai hilang padahal pangan lokal itu sangat dibutuhkan saat ritual adat,” katanya.
Ketua Tim BEM Faperta Uniflor, Adelina Virani Malung mengatakan kegiatan pelatihan yang dilaksanakan itu adalah kegiatan pelatihan dengan bahan baku sorgum, ubi jalar, marungge, ubi ungu menjadi beberapa olahan seperti cookies sorgum, puding sorgum marungge, kremes ubi karamel, kue lumpur dan surga ungu.
Kegiatan pengolahan pangan lokal dipandu langsung oleh Maria Rosa Budiarti, S.Kom. *
Penulis: Willy Aran / Editor: Wentho Eliando










