LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Sebanyak 13 unit Pondok Kuliner di obyek wisata Sano Limbung, Desa Golo Lujang, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) ludes terbakar pada Jumat (25/8/2023) dini hari sekitar pukul 01.00 Wita.
Dalam musibah ini tak ada korban jiwa. Namun semuaisi Ppndok hangsu tidak sisa, terbakar habis. Sebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Demikian kata Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Mabar, Stefanus Nali menjawab media ini per telephone, Jumat (25/8/2023) siang pukul 14.00 Wita. KPH Mabar adalah UPTD Kehutanan Provinsi NTT.

Nali dihubung lantaran ada kabar kebakaran stan-stan kuliner di obyek wisata alam Sano Limbung, Kecamatan Boleng Mabar. Semua bangunan jadi abu/gosong.
Nali yang mengaku masih ada di lokasi kebakaran (Sano Limbung) menambah, 13 pondok tersebut rata-rata bahan bangunannya dari alam, antara lain atap dari ijuk, dan tiang pondok dari kayu.
Obyek wisata ini berada dalam kawasan hutan negara, dan para pelaku usaha setempat (13 pemilik pondok kuliner) adalah binaan KPH Mabar.

“Mereka yang buka kuliner di sini namanya Kelompok Tani Hutan (KTH). Mereka berusaha di sini sejak dua ribu tujuh belas lalu,” ungkap Nali.
Berdasarkan kabar beredar bahwa pondok kuliner Sano Limbung buka 24 jam. Spot wisata ini salah satu yang teramai di Mabar, dilalui kendaraan dan manusia siang malam, karena berada di bibir jalan provinsi yang menghubungi Labuan Bajo dan wilayah utara Mabar atau sebaliknya. *
Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando










