ROTE NDAO, FLORESPOS.net-Kabupaten Lembata merupakan salah satu gudang pemain sepak bola di NTT. Hal ini terlihat dari beberapa kali turnamen ETMC selama ini.
Untuk ETMC XXXII yang dilaksanakan di Kabupaten Rote Ndao tahun ini, tercatat ada 14 pemain asal Lembata yang memperkuat beberapa klub atau kabupaten.
Para pemain asal Lembata yang memperkuat klub atau kabupaten lain pada laga bergensi ETMC XXXII berasal dari beberapa klub yang ada di Lembata. Bahkan, ada pemain asal Lembata yang mencetak gol untuk kabupaten atau klub yang mereka perkuat.
Sole Ihing pada ETMC XXXI tahun lalu memperkuat tim Persebata namun tahun ini perkuat PSKK Kota Kupang.
Saat laga PSKK Kota Kupang melawan Perse Ende, di Lapangan Paulina Haning Bulu, Rabu (16/8/2023) Sole Ihing (5) berhasil mencetak gol ke gawang Perse Ende.
Gol ini tercipta ketika penjaga gawang Perse Ende melakukan pelanggaran diluar garis 16. Tendang keras dari Sole Ihing dari luar garis 16 tidak bisa ditepis penjaga gawang Perse Ende sehingga kedudukan 1-0.
Persen Ende baru menyamakan kedudukan. Pada menit 31 melalu tendangan penalti yang dieksekusi dengan baik oleh kapten kesebelasan Perse Ende, Adi Aba (58). Kedudukan imbang 1-1 hingga pertandingan usai.
Selain Sole Ihing, ada Habib (Donhil FC) yang memperkuat Perse Ende, Gimbal (Persiraja FC) memperkuat Tim Putra Oesao, Bram (Persiraja FC) dan Oman Tores (Kodak FC) Andreas Wole (Atom FC), Ama Take (Atom FC)yang memperkuat PSKN Kefamenanu
Selain itu ada 6 pemain asal Lembata yang memperkuat Platina FC yakni Cesar Making,Luis Making, dari klub Atom FC Lembata.
Wiky Kobun (Salvatore), Putra Hurek (Dunhil FC) dan Azhari Paokuna Roko Kolipadan) dan Yoman Purab (Dewa Waiwala) dan Irwanto Hayon dari klub Wanted FC yang memperkuat Persab Belu.
Ketua DPRD Lembata, Petrus Gero melalui telp mengatakan, dengan banyaknya anak Lembata yang bermain di klub atau kabupaten pada ETMC XXXII, menunjukan anak-anak Lembata memiliki potensi di bidang sepak bola.
Piter mengatakan dengan adanya turnamen piala bupati Lembata,Lembata cup,gala desa, Garuda cup membangkitkan semangat anak muda dan meningkatkan potensi atau bakat anak anak muda Lembata.
Ia mengatakan pemerintah dan DPRD Lembata, mengalokasikan anggaran untuk pengembangan olahraga di Kabupaten Lembata termasuk sepak bola.
Piter mengatakan ke depan, pemerintah perlu meningkatkan stadion gelora 99. Ia juga mengharapkan agar Askab PSSI Kabupaten Lembata terus meningkatkan turnamen atau pertandingan yang selama ini telah berjalan.*
Penulis: Maxi Gantung/Editor: Anton Harus










