Kalangan Masyarakat Dominasi Lomba Inovasi Daerah Flores Timur 2023, Tantangan Bagi Kategori Perangkat Daerah dan Pendidikan - FloresPos Net

Kalangan Masyarakat Dominasi Lomba Inovasi Daerah Flores Timur 2023, Tantangan Bagi Kategori Perangkat Daerah dan Pendidikan

- Jurnalis

Rabu, 16 Agustus 2023 - 16:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Lomba Inovasi Daerah (IDA) tingkat Kabupaten Flores Timur (Flotim), NTT, tahun 2023, digelar Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), didominasi kategori kalangan masyarakat umum.

Sementara kategori perangkat daerah dan kategori pendidikan masih rendah dari segi jumlah yang diusulkan masuk untuk mengikuti lomba. Hal ini menjadi tantang tersendiri bagi perangkat daerah dan pendidikan serta lainnya.

Demikian salah satu poin penting evaluasi Tim Kerja Bappelitbangda Flores Timur dan Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur Tahun 2023, di aula Bappelitbangda Flores Timur, Rabu (16/8/2023).

Rapat Evaluasi dipimpin oleh Kepala Bappelitbangda Flores Timur, Apolonia Corebima, SE., M.Si. Hadir pada rapat evaluasi tersebut Tim Kerja dan Tim Penilai Lomba Inovasi Daerah tingkat Kabupaten Flores Timur Tahun 2023.

Berdasarkan data Bidang Litbang pada Bappelitbangda Flores Timur dan Tim Penilai, dari segi jumlah yang mengikuti lomba inovasi daerah, pada penyelenggaraan tahun 2023 mengalami peningkat.

Pada tahun 2022 lalu, jumlah yang mengikuti lomba 14 inovasi. Sementara tahun 2023, jumlah yang mengikuti lomba 20 inovasi.

Tahun 2022, dari 14 inovasi yang mengikuti lomba, 3 inovasi di antaranya berasal dari kategori pendidikan, 6 inovasi perangkat daerah, 1 inovasi LSM, dan 4 inovasi masyarakat.

Baca Juga :  Kelompok Dampingan Balai Besar KSDA NTT di Longos Siap Produksikan Abon Ikan Cara dan Salome Ikan

Pada tahun 2023, dari 20 inovasi yang mengikuti lomba, 3 di antaranya merupakan inovasi dari kategori pendidikan, 6 inovasi dari kategori perangkat daerah dan 11 inovasi berasal dari kategori kalangan masyarakat.

Kepala Bappelitbangda Flores Timur, Apolonia Corebima, SE., M.Si., pada kesempatan itu mengatakan, Lomba IDA Flores Timur akan digelar setiap tahun dan akan terjadi pada setiap Agustus menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI.

Nia Corebima mengakui, bahwa selama dua tahun digelar lomba IDA tingkat Flores Timur, kalangan masyarakat masih mendominasi keikutsertaan pada lomba tersebut. Sementara kategori pendidikan dan perangkat daerah masih sangat rendah.

“Kategori pendidikan, dalam dua tahun perlombaan ini masih didominasi tenaga pendidik. Peserta didik atau siswa-siswi belum ada. Perangkat daerah masih didominasi Puskesmas/Kesehatan dan Kelurahan/Desa. Organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi lain belum ada,” katanya.

Nia Corebima mengatakan, pihaknya akan perkuat sosialisasi kepada publik, instansi/dinas dan lembaga pendidikan, serta bidang lainnya agar inovasi-inovasinya bisa mengikuti lomba pada tahun-tahun mendatang.

Pada kesempatan itu, Nia Corebima dan Tim Penilai berharap tahun depan Lomba IDA tingkat Kabupaten Flores Timur semakin banyak dan berkembang baik jumlah maupun kategorinya.

Pemenang Lomba IDA 2023

Sebaimana diberitakan sebelumnya, Lomba IDA tingkat Kabupaten Flores Timur Tahun 2023 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Bappelitbangda Kabupaten Flores Timur, telah berakhir, Selasa (15/8/2023).

Baca Juga :  Dinas Perikanan Manggarai Barat Terus Berdayakan Nelayan

Adapun pemenang lomba inovasi dimaksud. Kategori Pendidikan; pemenang terbaik pertama inovasi Teras Baca Ile Napo dari Solor diusul oleh Yohanes Dionisius Dani dengan skor nilai 175,488, terbaik kedua, inovasi Simpul Inspirasi Kreasi Nusantara/Sinkron diusulkan oleh Agnes Da Noa dengan skor nilai 104,114.

Kategori Perangkat Daerah; pemenang terbaik pertama inovasi Kris Bel dari Kelurahan Balela diusulkan oleh Lurah Balela, Yohanes Eka Putra Lamuri dengan skor nilai 162,602, terbaik kedua inovasi Bapeda dari Kecamatan Lewolema diusulkan oleh Elias Sayang Hala dengan skor nilai 144,992, terbaik ketiga inovasi KB Mobile dari Puskesmas Nagi diusulkan oleh Maria Yakoba Eliriani dengan skor nilai136,593.

Kategori Masyarakat; pemenang terbaik pertama inovasi Minuman Herbal Serei dan Bunga Telang dari Konga diusulkan oleh Totok Purwanto dengan skor nilai 164,988, terbaik kedua inovasi Pasar Barter di Serikat Pekka Lodan Doe dari Klubagolit diusul oleh Maria Abon Boli dengan skor nilai 163,575, terbaik ketiga inovasi Kampung Creative dari Pledo diusulkan oleh Yose Finus dengan skor nilai 161,047. *

Penulis: Wentho Eliando / Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Feature

Menjaga ‘Tungku Perjumpaan’

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WITA

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA