Tutup Tanam, Ini Terobosan Bupati Don untuk Petani Irigasi Mbay - FloresPos Net

Tutup Tanam, Ini Terobosan Bupati Don untuk Petani Irigasi Mbay

- Jurnalis

Rabu, 9 Agustus 2023 - 20:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Antisipasi tutup tanam pada Irgasi Mbay pasca perbaikan saluran, Bupati  Nagekeo, Johanes Don Bosco Do berupaya agar petani Mbay bisa gunakan lahan untuk menanam pangan dan holtikultura pengganti padi.

Salah satu terobosoan Bupati Don adalah memberikan bantuan water pump untuk kelompok perkumpulan petani pemakai air (P3A) Irigasi Mbay, baru-baru ini di halaman Kantor Bupati Nagekeo.

Penyerahan secara simbolik ini diberikan kepada 5 kelompok Daerah Irigasi Sekunder Mbay Kanan.

Adapun 5 kelompok P3A dimaksud, yakni P3A Ghoe Sama dan P3A Karya Utama Bago dari Sekunder III, P3A Uulutangasala dari Sekunder II serta P3A Karya Tani dan P3A Bunker Oki Sato.

Bupati Nagekeo berharap Dinas PUPR dan Dinas Pertanian melakukan pengecekan kembali data Petani Calon Lahan (CPCL) yang ada di Irigasi Sekunder Mbay Kanan.

Kepada kedua instansi tersebut diminta untuk sama -sama melihat kembali detail data lama, sebab data yang disajikan sampai dengan saat ini yang masuk dalam CPCL tidak sesuai dengan luasan lahan yang ada.

Menurut Bupati, petani pemilik lahan dan penggarap sampai dengan saat ini sebanyak 3.000 ha, akan tetapi yang masuk dalam data CPCL hanya 200 hektare, sisanya 2.800 Ha tidak terdaftar.

“Kita tertibkan jangan sampai pegawai oknum ini memiliki lahan dan tidak mau namanya tercantum di sana. Saya minta tertibkan. Mulai dari minta Kartu Keluarganya, tracing ke atas. Ini hasil pembagian awal yang diperoleh dari pembagian orang tua atau hasil sewa jual beli atau apapun namanya ada juga gadai hidup atau gadai mati supaya semua bisa didata dengan baik” pinta Bupati Don.

Baca Juga :  Bupati Nagekeo Pimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional

Di masa penutupan air saat ini Bupati meminta agar jangan sampai ada lahan petani yang nganggur tidak dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan dan holtikultura pengganti padu.

Apabila tidak digarap bisa diberikan kepada mereka yang ingin menggarap lahan yang ada. Paling sederhana yang dilakukan adalah tanaman yang tidak perlu banyak biaya.

“Paling sederhana tanam kastela. Tidak butuh dana banyak. Manusia makan, hewan makan. Bahkan kastela sudah naik level menjadi bahan olahan kue. Ini kita praktekan dengan baik,” ujar Bupati.

Lebih lanjut dikatakan banyak petani saat ini sudah menyadari bahwa kalau hanya menunggu padi saja tidak mendapatkan income (pendapatan) yang cukup.

Minimal satu kali dalam setahun apakah periode Oktober -Maret ataupun April -September, dua periode ini mana yang paling banyak memberikan hasil pada petani.

Kepala Dinas PUPR Nagekeo, Anselmus Mere menjelaskan bahwa pendistribusian mesin pompa kepada petani merupakan upaya pemerintah Kabupaten Nagekeo dalam membantu petani irigasi Mbay di masa penutupan air.

“Akibat penutupan air, pemerintah memberikan bantuan fasilitas penunjang berupa mesin pompa membantu petani agar bisa memperoleh pasokan air untuk mengairi lahan tanaman pangan dan holtikultura,” kata Ansel Rabu (9/8/2023).

Baca Juga :  Wabup Nagekeo Turun ke Lokasi Banjir Bandang, Akses Jalan Dua Kecamatan Terputus

Mesin pompa yang didistribusikan kepada petani yang bersumber dari pengadaan Dinas PUPR berjumlah 400 unit. Hingga saat ini pihaknya sudah menyerahkan 100 unit bantuan water pump ke lapangan.

“Pemerintah juga membantu petani dengan melakukan pemboran sumur bor sebanyak 1.000 titik tersebar di 40 P3A. Untuk water Pum. Diberikan kepada /prioritas kepada P3A yang lahannya sudah siap, punya mesin traktor dan punya niat bekerja mengolah lahannya” kata Ansel Mere.

Ucapan Terima Kasih

Sementara itu Ketua P3A Karya Tani di Kelurahan Lape, Andreas Dala menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Nagekeo atas kebijakan tersebut.

Menurut Andreas bantuan fasilitas mesin pompa tersebut merupakan bukti nyata dukungan Pemerintah terhadap petani dalam mengembangkan budidaya tanaman pangan dan holtikultura di masa penutupan air.

“Terimakasih Pemda Nagekeo dalam hal ini Bupati, Wakil Bupati bersama semua perangkat daerah kami petani merasa sangat terbantu sekali dengan penutupan air ini,” ucap Andre.

Andre menjelaskan P3A Karya Tani yang dipimpinnya beranggotakan 15 petani yang tergabung dalam 9 kelompok tani. Meski memiliki anggota lumayan banyak,

Ia meyakini bantuan fasilitas tersebut bisa menjangkau seluruh anggota.

“Kalau kita melihat memang tidak seberapa tapi kami bersyukur bisa meringankan beban petani,” ujarnya.

Penulis: Arkadius Togo/Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur
Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah
PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur
Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:02 WITA

Wisata Flores–Laing Lewe, Pantai Berpasir Putih dan Laut yang Tenang di Manggarai Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:22 WITA

Kasus Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas PK Ende Naik Tahap Penyidikan, Tim Penyidik Kejari Segera Turun ke 40 Sekolah

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:05 WITA

PSSI Ende Tunjuk Cicih Badeoda Jadi Manajer Perse di ETMC Flores Timur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA