Jelang HUT RI Ke 78, Penjual Bendera Merah Putih Padati Jalan Dalam Kota Mbay - FloresPos Net

Jelang HUT RI Ke 78, Penjual Bendera Merah Putih Padati Jalan Dalam Kota Mbay

- Jurnalis

Senin, 7 Agustus 2023 - 13:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Menjelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT-RI) ke-78 tahun 2023, penjual pernak pernik, bendera merah putih serta umbul-umbul, ramai memadati pinggir-pinggir jalan dalam Kota Mbay, ibukota Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT.

Berdasarkan pantauan Florespos.net, Senin (7/8/2023), para pedagang kebanyakan berasal dari luar Kabupaten Nagekeo.

Para pedagang ini mengaku setiap tahun mereka berbondong-bondong datang ke Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, menjual pernak-pernik kemerdekaan.

Salah seeorang pedagang, Sandi (30), warga Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Provins Jawa Barat kepada Senin (7/8/2023) pagi mengaku menjadi pedagang bendera dan pernak-pernik kemerdekaan musiman sejak tahun 2014.

Baca Juga :  Di Nagekeo Masih Rendah, Tenaga Kerja Mendaftar BPJS Ketenagakerjaan

Jelang hari kemerdekaan, biasanya Sandi bersama rekannya datang ke Kabupaten Nagekeo untuk berjualan bendera merah putih dan pernak-pernik kemerdekaan tersebut.

Sandi dan teman-temannya memilih Nagekeo karena, pembeli bendera merah putih di Kabupaten Nagekeo tergolong tinggi. Biasanya, Sandi bersama rekannya mulai menjual dari awal bulan Agustus.

“Dari tanggal 8 sampai 16 Agustus itu biasanya ramai pembeli. Pembelinya kebanyakan dari kantor pemerintahan dan sekolah. Ada berbagai ukuran bendera merah putih yang saya jual, dari ukuran kecil untuk dipajang di kendaraan, ukuran 1,5 meter, umbul-umbul, dan lainnya,” katanya.

Baca Juga :  Krisis BBM di Nagekeo, Ratusan Meter Antrian di SPBU, Warga Minta Pemerintah Bertindak

Sandi mengaku, para pedagang banyak yang meraih untung besar, jika mereka berjualan di Kota Mbay.

“Alhamdulillah pak, baru satu Minggu saya berdagang di Kota Mbay ini, udah banyak laku. Warga sangat antusias membeli pernak-pernik untuk meriahkan hari Kemerdekaan RI ke-78 ini,” katanya.

Senada disampaikan Jaja (33). Dia mengaku menjadi pedagang bendera musiman setiap menjelang hari kemerdekaan di Kota Mbay. *

Penulis: Arkadius Togo / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Forum Pembauran Kebangsaan Ngada Kutuk Keras Penghinaan Terhadap Masyarakat Nagekeo
Prokopim Ende Tidak Miliki Mobil Operasional, Ansel Kaise Sebut Itu Memalukan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:02 WITA

DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah

Berita Terbaru