300 Siswa SMK Yohanes XXIII Maumere Antusias Ikuti Meditasi Kristiani di Lembah Karmel - FloresPos Net

300 Siswa SMK Yohanes XXIII Maumere Antusias Ikuti Meditasi Kristiani di Lembah Karmel

- Jurnalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Sebanyak 300 lebih siswa kelas X SMK Yohanes XXIII Maumere mengikuti ret-ret dan praktik Meditari Kristiani di Rumah Meditasi Bunda Skapulir Lembah Karmel, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita dalam sepekan terakhir.

Panitia membagikan para siswa dalam tiga gelombang di mana tiap gelombang masing-masing 100 orang. Gelombang terakhir dilangsungkan sejak Senin (24/7/2023) hingga Selasa (25/7/2023).

Materi Ret-Ret dan Meditasi Kristiani dipimpin Penasihat Meditasi Kristiani Komunitas Maumere RP. Siriakus Maria Ndolu, O.Carm.

Turut mendampingi para siswa dalam kegiatan retret dan Mediati Kriatiani ini di antaranya Kepala Sekolah SMK Yohanes XXIII yang juga Ketua Meditasi Kristiani Komunitas Maumere, Ketua Panitia Ret-Ret Marianus Naja, S.Pd; para guru SMK Yohanes XXIII di antaranya Maria Ivoni Kara, S.Pd; Yulius Botu Gudipung,SPd; Alfonsus Nong Yendi, S.Kom, Veronika E. Hajon, S.Ak; Yuliana Rosmianti, S.Pd; Sekretaris Panitia Angelina Tay, S.Pd; Albert Botha, S.Fil; Yuliana Agustina Yanti, S.Pd; Polonia Monika Dua, S.Pd;Kornelia Kartini Parera, S.Pd dan beberapa guru lainnya.

Pantauan media ini, para siswa yang mengikuti ret-ret dan Meditasi Kristiani sangat antusius mengikuti semua materi yang dibawakan oleh RP. Siriakus Maria Ndolu, O.Carm seperti materi pengenalam meditasi Kristiani, praktik meditasi, berdoa taise dan pengurapan minyak Santo Pelegrinus, meditasi duduk, meditasi berjalan, praktik Meditasi Kristiani antargugus, pleno dan perayaan ekaristi yang dipimpin RP. Siriakus Maria Ndolu.

Selain aneka kegiatan meditasi Kristiani di atas, para siswa juga mengikuti doa di Gua Maria di Lembah Karmel dan mengunjungi Tempat Kerahiman yang letaknya dekat dengan Kapel Lembah Karmel.

Baca Juga :  Satgas 84 Kopdes Merah Putih Ngada Lakukan Sosialisasi

Uniknya, Tempat Kerahiman dan Gua Maria dibangun di bawah rindangan pohon beringin sehingga  menambah suasana sakral yang mengantar para siswa menyerahkan diri dalam kehendak Allah dalam keheningan lembah Karmel yang penuh kusuk.

Semua rangkaian kegiatan ini diikuti para siswa dengan penuh antusias. Para siswa menyerahkan diri mereka kepada kehendak Allah dengan penuh total.

Tiga Unsur Utama Meditasi Kristiani

Siriakus Maria Ndolu, O.Carm kepada Florespos.net menjelaskan tiga unsur utama Meditasi Kristiani.

Pertama, hening/silence untuk mengungkapkan sikap batin yang mempercayai dan menydari kehadiran Allah ke dalam diri.

“Keheningan adalah Bahasa Allah dan Allah menyapa kita dalam keheningan batin,” kata RP. Siriakus.

Kedua, Diam/Stillness di mana diam secara fisik membantu siswa untuk menyadari kehadiran Allah.

Ketiga, Sederhana/Simlicity, di mana dalam meditasi pesera menyadari bahwa Allah itu sederhana, kasih itu sederhana, dan meditasi pun sederhana.

“Jadi tujuan bermeditasi untuk membiarkan kehadiran Allah yang misterius dalam keheningan diri peserta,” katanya.

Siriakus juga menyebut buah-buah dari meditasi yakni kasih, sukacita, damai sejahtera, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelembahlembuta, dan penguasaan diri.

Jadi Pribadi yang Berkualitas.

Kasek SMK Yohanes XXIII Marsel Moa Ito kepada media ini mengemukakan bahwa lembaga yang dipimpinnya dalam lima tahun terakhir selalu memilih Lembah Karmel untuk melakukan meditasi Kristiani bagi siswa baru.

Menurutnya, kegiatan meditasi Kristiani merupakan induk dari segala kegiatan rohani dengan sasaran agar peserta dilatih lebih tenang, lebih sabar dalam menghadap situasi apa pun.

“Dengan meditasi kristiani, peserta didik dilatih untuk lebih tenang, lebih sabar dalam menghadapi situasi yang sulit dan dilatih juga karakter peserta didik tersebut,” kata Kasek Marselus Moa Ito.

Baca Juga :  Mafindo Maumere dan Elemen Warga Berkomitmen  Perangi Hoaks Jelang Pemilu Serentak 2024

Kasek Marselus Moa Ito mengakui bahwa setelah mengikuti meditasi Kristiani di Lembah Karmel, para siswa diharapkan bisa sedikit demi sedikit berubah ke arah yang lebih baik dan juga bisa mempraktikkannya di rumah, di sekolah dan di lingkungan sekitar.

“Setelah apa yang didapat dari lembah karmel dengan bermeditasi, diharapkan peserta didik  bisa sedikit demi sedikit berubah ke arah yang lebih baik dan juga bisa mempraktekkan di rumah, di sekolah dan di lingkungan sekitar,” katanya.

Sangat Positif

Sejumlah siswa SMK Yohanes XXIII peserta Meditasi Kristiani, di antaranya Monika Dede dan Yosep Andreanto Nong Buli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas langkah SMK Yohanes XXIII yang memberikan kesempatan kepada siswa baru untuk menjalankan kegiatan Meditasi Kristiani di Lembah Karmel.

“Saya menimba banyak pengalaman rohani setelah mengikuti Meditasi Kristiani. Kegiatan Meditasi ini sangat positif,” kata Monika Dede.

Pengakuan serupa disampaikan Yosep Andreanto Nong Buli.

“Apa yang kami dapat selama kegiatan meditasi ini sangat penting untuk menumbuhkan jiwa spiritualitas kami dan sebagai awal yang baik untuk memulai kegiatan belajar mengajar di sekolah,” kata Yosep Nong Buli.

Media ini mencatat bahwa semua siswa SMK Yohanes XXIII Maumere yang beragama Katolik diwajibkan untuk mengikuti Meditasi Kristiani setiap hari sebelum memulai pelajaran selama 10 menit.*

Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?
Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat
Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027
Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat
Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’
Diving di Teluk Maumere, Tiga Penyelam WNA Belum Ditemukan Satu Lainnya Selamat
Rayakan HUT ke-25, Stipas KAK Gelar Futsal dan Bola Voly
Kodim Sikka Kebut Pengerjaan Jembatan Gantung dan Beton Sebelum Musim Hujan Tiba
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Masuk dan Menetap di Lahan HGU Nangahale Pengadilan Tinggi Kupang Putuskan Tiga Warga Bersalah, Apa Pertimbangannya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Audiens dengan APDESI dan PPDI Ende, Bupati Yosef Katakan Ada Komunikasi yang Tersumbat

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:43 WITA

Satu Abad Paroki St. Martinus Bola–Songsong dengan Kegiatan Rohani, Sosio Karitatif Hingga Jasmani Menuju Puncak Perayaan 11 November 2027

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:10 WITA

Terseret Arus di TWAL Teluk Maumere, 4 Penyelam Berhasil Ditemukan Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Sengkarut Program Big Push Peternakan Sapi di Flores Timur–‘Sewa Lahan, Persiapan Pakan Hingga Minta APH Jangan Diam’

Berita Terbaru