RUTENG, FLORESPOS.net – Dalam hitungan waktu tidak terlalu lama, misteri mayat yang ditemukan dalam lubang WC di Kelurahan Watu, Ruteng, Manggarai, NTT, kemarin terungkap sudah baik nama maupun asalnya.
Pria bernama Aristus Jebarus (31) asal Kampung Ndolong, Desa Langgo, Kecamatan Satar Mese.
Jenazah Almarhum telah diserahkan ke keluarganya di RSUD Manggarai, Minggu (23/2023) malam.
Penyerahan dilakukan KSPT II Polres Manggarai Aipda Julius Taniu bersama piket fungsi dan diterima perwakilan keluarga.
Menurut Kapolres AKBP Edwin Saleh melalui Humas Ipda I Made Budiarsa, perwakilan keluarga yang menerima jenazah Almarhum, yakni kakak kandung, Virfridus LIHA (35), adik kandung, Odinus Jebatu (27);
Lalu, paman Frans Jehamat (56) dan ipar,Mardianus Jehodat (33). Keempatnya beralamat di Desa Langgo seperti Almarhum.
Dikatakan, penyerahan jenazah dilakukan pasca keluarga membuat berita acara serah terima jenazah.
Menyertai hal itu, keluarga menerima kematian Almarhum sebagai sebuah musibah atau ajal yang harus diterima dengan ikhlas hati.
Keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah dari Almarhum dan tidak membuat laporan polisi.
“Keempat perwakilan keluarga korban bersedia membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi atas jenazah dan bersedia menandatangani berita acara serah terima janazah,” katanya.
Jenazah diserahkan, demikian Humas Budiarsa, untuk segera diupacarakan secara adat dan agama sebelum dikuburkan. Penguburan tidak bisa menunggu lama karena kondisi jenazah yang telah menebarkan aroma menusuk hidung.
Sebelumnya, seorang warga kota, Hermen Arlen mengatakan, harapannya polisi bisa mengungkapkan apa sebenarnya terjadi? Siapa itu sesosok mayat dan berasal dari mana?
“Kalau murni kecelakaan masuk lubang, mungkin tidak terlalu jadi masalah. Tetapi, kalau ada tindak pidana, maka ini berbahaya dan ancaman untuk siapapun,” katanya.
Polisi, lanjut Hermen, harus bisa mengungkapkan apa yang terjadi. Karena kejadian di kompleks Kedutul itu, bukan pertama kali.
Sebelumnya beberapa tahun lalu, penemuan mayat bayi dan seorang pria yang ditemukan dalam kebun di pinggir kali. Dua kasus itu belum terungkap secara terang benderang hingga sekarang ini.
Kasus temuan mayat di Kelurahan Watu, Ruteng itu seperti diberitakan media ini sebelumnya menjadi buah bibir publik sejak penemuan, Minggu (24/7/2023) pagi. Mayat itu ditemukan dalam lubang WC dan tidak berbusana. Dari lubang temuan menebar aroma tidak sedap menusuk hidung. *
Penulis: Christo Lawudin/Editor:Anton Harus










